Breaking

Kamis, 04 Januari 2018

AgenCabul - Akhirnya Kudapat Keperawan Pacar Ku Memeknya Yang Basah Banget

Agencabul.com - Saat itu aku masih kuliah semester dua. Aku punya pacar, namanya Cana, kami berpacaran sejak duduk di bangku kelas 3 SMA. Tp, waktu SMA kami nggak pernah ngapa-ngapain palingan jg cuma pegang-pegang tangan. Nah, waktu itu aku pulang kuliah sekitar jam lima sore, seperti biasa Cana nungguin aku di depan fakultas buat nganterin aku pulang ke rumah. Terus aku nyelutuk ke Cana.
Akhirnya Kudapat Keperawan Pacar Ku Yang Memeknya Basah Banget

“Say, kita maen dulu yuk, ke rumah siapa kek gitu, malas nih di rumah” terus Cana balas

“Ke tempat kost baru si Meliana yuk.” Akhirnya sore itupun kami ke tempat Kost baru Meliana.

Ternyata sampai disana pas banget si Meliana baru mau keluar, janjian keluar sama pacar baru katanya. Tp si Meliana titipin kunci, katanya

“Kamu berdua disini aja dulu, jagain kost gue, kan masih baru takut ada yg nyuri” kami berdua pun terpaksa menuruti kemauan Meliana.

Tempat kost Meliana lumayan gede, ranjangnya pun lumayan gede. Kami berdua lalu duduk di atas ranjang sambil selonjoran. Aku menyalakan tv, ternyata DVD jg masih posisi menyala. Aku pikir mungkin Meliana lupa matiin DVD-nya, tp aku jg penasaran dgn film yg di tonton Meliana, akhirnya aku memutarnya. Ternyata oh ternyata isi DVD itu adalah film xxx.

Aku tercengang beberapa detik, sdh mau meraih remote lagi dan akan mematikannya tp tanganku di tahan oleh Cana

“Nggak usah di matiin kita nonton aja ya”-cerita sex remaja- aku menatap Cana ragu lalu mengangguk.

Kami berdua duduk bersebelahan di atas ranjang. Sejak awal mulai film aku menggenggam tangan Cana, film pun berlangsung dgn menampilkan adegan-adegan syur.

Ini bukan pertama kalinya aku nonton film xxx tp entah kenapa rasanya kali ini berbeda, mungkin karena ada Cana di sampingku. Aku mulai agak deg-degan saat tangan Cana berpindah ke atas pahaku yg bercelana jeans dan mengelus-elusnya. Aku merasakan sensasi yg agak aneh. Aku melirik Cana, dia tampak serius melihat tv, aku pun makin merasa aneh, aku mulai terangsang. Lalu Cana meraih kepalaku dan menyandarkannya di bahunya sambil terus mengelus-elus rambutku dan tetap menonton adegan demi adegan.

Lalu aku menatap wajah Cana, Cana jg menatapku dan tiba-tiba semuanya terjadi begitu saja. Cana menciumku, bukan ciuman ringan seperti biasanya, ciumannya kali ini bernafsu. Posisi duduk kami pun berubah, entah bagaimana aku sdh di tindih oleh tubuh Cana, sambil terus melumat bibirku dgn nafsu, kurasakan tangannya mulai membuka kancing bajuku.

Setelah selesai dgn bajuku kini Cana mulai membuka celana jeansku yg memang agak ketat. Cana berhasil menarik jeans dan CDku dlm sekali tarikan, kini aku hanya mengenakan BH berwarna hitam yg sebenarnya jg tdk mampu menampung payudaraku yg berukuran 36B. Cana dgn secepat kilat membuka seluruh pakaiannya, hanya CD yg ia kenakan.

Cana kembali melumat bibirku, kedua tanganya meremas-remas payudaraku yg masih tertutup BH, aku mulai merasakan meqi ku basah dan aku merasakan jg sebuah benda tumpul di atas perutku. Aku menutup mata dan merasakan sensasi nikmatnya. Cana meremas payudaraku dgn keras, aku mendesah pelan. Sakit tp nikmat. Bibir Cana turun ke leherku, dia menjilat dan mencium leherku dgn liar. Aku merasakan jari-jari Cana yg dingin menyentuh bibir meqi ku, aku mendesah pelan.

2 jari Cana kurasakan meraba dan sesekali meremas bibir meqi ku yg sdh basah. Pelan tp pasti jari Cana mulai menyeruak masuk ke dlm lubang meqi ku.

“Okkhhh..” desahku pelan.

Kurasakan 2 jari Cana mengocok lubang meqi ku, awalnya pelan lalu semakin lama semakin cepat, tak sadar aku pun mendesah kenikmatan. Lidah Cana lalu turun ke payudaraku ku dan mengisap putingnya sampai keluar. Sepongan Cana nikmat sekali aku merasa seperti melayg di atas awan. Cana makin keras menyepong puting payudara ku sementara jarinya makin dlm dan makin cepat mengocok meqi ku.

“Okkh Okkh saaayyyyyyy, nikmat, tsrus sayy lagi okhh okhh okhh ,” desahku.

Lalu aku merasakan sesuatu seperti akan keluar meledak dari dlm tubuhku. Beberapa kemudian aku mengerang panjang.

“Saaaaaaaayyyyyyyyyyyyy,”

Cana menciumku, lalu menatapku dlm.

“Aku masukin ya sayy.” tanyanya halus.

Aku balas menatapnya “Tp pelan ya sayy.” Cana mengangguk, dia lalu membuka CD nya.

Aku melihat penisnya yg panjang dan lumayan besar. Cana lalu membuka lebar pahaku. Dia mengusap bibir meqi ku, lalu menempelkan ujung penisnya di bibir meqi ku, aku merasakan sesuatu yg sangat keras di bibir meqi ku. Cana menggesek-gesekan batang penisnya di bibir meqi ku sambil menutup matanya kelihatan sekali dia menikmati gesekan-gesekan tersebut. Malah aku yg seperti tak sabar ingin di masukin penis Cana, aku lalu merengek manja

“Sayyyyy, cepat masukin, aku udah nggak tahan.” Cana membuka matanya, lalu memegang penisnya kemudian mencoba menusuk lubang meqi ku.

Awalnya meqi ku terasa perih, sakitnya luar biasa ketika penis Cana yg panjang dan besar itu memaksa masuk ke dlm meqi ku. Aku merintih seiring dgn batang penis yg masuk ke dlm lubang meqi ku.

“Tahan ya say,” bisik Cana lembut di telingaku.

Aku merangkul leher Cana dan mendekapnya erat, rasa perihnya belum hilang.

“Udah masuk semua sayang, bilang ya kalau mau aku genjot,”ujar Cana pelan.

Beberapa menit kemudian aku merasa terbiasa dgn benda keras dan besar dlm meqi ku, aku menatap Cana dan mengangguk pelan.

Lalu, Cana mulai menggenjot meqi ku. Awalnya pelan di iringi dgn desahan kami berdua. Aku sdh tdk merasakan perih lagi tergantikan dgn rasa yg sangat nikmat, aku memejamkan mataku dan menikmatinya. -cerita mesum-

“Say cepetin,” bisik ku.

Cana pun mempercepat genjotannya.

“Okhh Okhh Okhh Aliiikkaaaaaaa Okhh Okhh meqi mu nikmat sekali Okhh Okhh ,” desah Cana.

Makin lama genjotan Cana makin cepat dan semakin dlm, aku seperti melayg di atas awan. tak lama Cana mengerang

“Sayyyy aku mau nyampeeeeee,” sedetik kemudian Cana meremas payudara ku kencang di iringi dgn erangan kami berdua “oooooookkkhhhhhhhh” Cana dgn cepat mengeluarkan penisnya dari dlm meqi ku dan menyemprotkan cairan kenikmatanya di atas perutku.

Cana pun jatuh disebelah ku sambil bermandi peluh. -cerita panas-

Kisah nyata sex, Aku bangkit dari kasur dan melihat ada bercak darah

“Duhh gawat say, ada darahnya bisa ketahuan kita.” aku merengut melihat bercak darah itu.

“Kamu bersihin meqi kamu dulu, biar aku yg bersihin ini.” Aku lalu ke kamar mandi dan membersihkan perutku yg ketumpahan air kenikmatan Cana dan membersihkan meqi ku yg jg terasa lengket.

Saat keluar kamar, aku melihat bercak darah itu sdh hilang terganti dgn bercak air, Cana lalu gantian membersihkan dirinya. Sepuluh menit kemudian kami sdh berpakaian kembali, tepat saat pintu kamar Meliana di ketuk. Rupanya Meliana sdh pulang untung saja kami tdk kepergok.

“Eh, tadi kasur lo ketumpahan air,” Jelasku sebelum Meliana bertanya tentang kasurnya yg basah.

Meliana hanya mengangguk tanpa curiga sama sekali kalau kami baru selesai ngesex di kamar kostnya. Lalu kami berdua pun Meliana pulang.

Cana mengantarku dgn mobilnya.

“Terima kasih ya say, aku minta maaf kalau tadi agak sakit.” kata Cana sambil menggenggam erat tanganku.

“Nggak pa pa say, aku nikamtin kok.” balasku.

Cana menatapku dgn sayang.

“MDuta nanti aku pengen lagi masih bisa kan?” tanya Cana.

Aku mengangguk. Kami mampir makan dulu sebelum Cana mengantarku pulang ke rumah. Sebelum aku turun dari mobilnya Cana mencium bibirku dlm dan meremas kuat payudara ku.

Itulah cerita sex nyata pertamaku dgn pacar yg kuanggap sebagai cinta pertamaku. Nanti aku lanjutkan lagi ceritaku dgn Cana.

END

Baca juga cerita dewasa lainnya di sini silahkan di klik saja ya   AgenCabul  lainnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar