Agencabul situs Video Bokep dan Foto dewasa terbaru di tahun 2017 Ayahku Sendiri Tega Memperkosa Aku ~ Kumpulan video dan Cerita Dewasa

Jumat, 21 Juli 2017

Ayahku Sendiri Tega Memperkosa Aku


Selamat datang kembali di Agen cabul.com. Banyak cerita sex yang menarik disini tentunya Dan juga menarik untuk disimak tentunya. Dan dapatkan selalu cerita menarik dan terbaru.

Perkenalkan nama saya Sandii (Tentunya nama samaran), sebagai seorang gadis saya memiliki postur tubuh yang cukup proporsional. Dan saya mempunyai tinggi badan 161 cm dengan berat wanita ideal dan menurut sebagian orang banyak yang bilank kalo postur tubuh aku bohay,sexy dan pastinya menggairahkan. Ditambah dengan payudara saya yang cukup besar dengan ukuran 35 B.
Dan saya sudah memasuki usia yang ke 25 tahun saat ini, bisa dibilang saya sudah menjadi seorang wanita yang cukup matang. Namun sampai saat ini saya belum berminat untuk yang namanya menikah. Karena saya lebih suka berkerja dan saat ini saya bekerja diperusahaan ayah saya sendiri dan saya sudah menduduki sebagai general manager.

Dan disini saya akan menceritakan tentang skandal sex antara ayah dengan anaknya yaitu aku dengan ayahku. Dan kisah ini sudah berlalu 7 tahun yang lalu, dan ketika itu saya masih semester 2 kuliah dan itu terjadi karena keluarga saya yang bisa dibilang berantakan. Ayahku merupakan seorang pengusaha yang sukses, dia memiliki perusahaan yang bergerak dibidang property dan perusahaannya cukup terkenal juga. 

Papa aku orang yang suka bekerja dan juga tentunya ada banyak wanita simpanan akibat apa yang dia miliki. Ibu saya merupakan seorang anggota partai besar yang selalu sibuk dengan kegiatan sosialnya dan sering sekali saya memergoki mama yang sedang mesra dengan seseorang melalui Hpnya. 
Dan pernah sekali saya membaca SMS di Hp mama yang saat itu tertulis kata-kata mesum  dari begitu banyak pria simpanannya. Karena hal itu saya mulai menyelidiki kelakuan Mama dengan begitu banyak pria simpanannya.
Dan simpanan Mama ada;ah seorang gigolo yang umurnya masih setara dengan saya. Dan hal itu membuat hati aku merasa sangat kecewa pada kedua orang tua saya. Dan aku sendiri mengutuk kehidupan aku mengapa aku hidup dikeluarga yang berantakan.

Dan tak selang beberapa waktu setelah kejadian itu terjadilah kisahku, malam itu ketika saya tertidur lelap didalam kamar kemudian tiba-tiba saya merasakan ada seseorang yang sedang menggerayangi tubuh saya. Dan pada awalnya saya merasa seperti ada binatang yang merayap dari ujung rambut sampai ujung kaki saya.
Awalnya aku merasa ada serangga namun semakin lama gerayangan itu mencapai selangkangan aku..
Dan pada saat itu saya antara sadar sampai pada akhirnya saya pun membuka mata saya dan apa yang saya lihat pada saat itu ternayata ayah aku sendiri yang ingin memperkosa saya dan saat itu dia sudah dalam keadaan telanjang bulat. Dan dia sedang mengelus-ngelus celana dalam saya dan tangan kanannya sedang menocok penisnya sendiri. Dan hal itu membuat saya berteriak dan berkata,
"Papaaaa!!!! Apa yang Papa lakuin sama aku, Aku ini anak Papaaaaaa. Kenapa anakmu sendiri kamu hajar juga Paaa.

"Jangan  teriak sayang nanti malah semuanya jadi bangun ......... ucap Papa aku.
Dan pada ssat itu aku membereskan baju tidur aku yang sudah berantakan dan Papa masih saja mengocok penisnya yang sudah membesar dan juga kelihatan berurat......
Dan ayah berkata puaskan Papa donk sayangggg.....Dan Papa melihat pertumbuhan tubuh kamu yang semakin hari semakin sexy saja nie.... ucap Papa kepadaku.

Mendengar hal itu saya sangat syokkkkkk dan aku tidak sangka papa aku sendiri tega ingin menyetubuhi anaknya sendiri. Dan tidak sengaja aku meihat kearah Papa aku yang kelihatan sangat besar dan juga berurat itu. Dan aku membayangkan penis Papa aku  dan juga pacar aku yang lain dan ternyata punya Papa aku lebih kelihatan besar dan juga mantap.
Namun walaupun begitu aku belum pernah merasakan yang nama nya ML karena selama ini aku dan mantan pacarku hanya sekedar pegang-pegang saja dan tidak lebih dari itu. Karena waktu itu umur saya masih sangat muda dan itu aku anggap tabuu.

Dan Papa mulai meraba aku lagi. "Buka donk sayang piyamanya......pinta papa aku.
Gak ahh Pa Sandi gak mau tidak seharunya ayah berbuat seperti ini sama Sandi kan Sandi anak kandung Papa. Ingat Pa aku ini anak kandung Papa dan aku ini darah daging Papa...... Ucapku sambil menyadarkan Papa.
Dan saat itu juga aku mencium bau Alkohol dari mulut Papa dan seluruh kamarku jadi bau Alkohol. Da aku tau bahwa Papa sedang mabuk berat saat itu. Dan Papa sedang dipenuhi oleh nafsu birahi yang sudah tidak tertahankan lagi.

"Kenapa Papa tidak mau sama Mama atau kan da cewek bayaran Papa yang banyak diluar sana saya mengelak....
"Ahhh Papa gak amu sama Mama kamu lihat kan sendir Mama kamu udah gak perduli lagi sama Papa, Malam ini Papa hanya ingin emnikmati tubuh kamu saja sayanggg... jawab Papaaa...
Aku merasa bingung dan juga kagum juga melihat penis Ayah yang besar itu. .....Dan saya berkata ntar Mama tau Paaaaa?
"Ahhh biarin saja ahhhh.. Papa gak mau perduli dengan mereka.....

Kemudian tangannya yang kekar menarik aku dan mulai mencium bibir aku dengan nafsu yang sudah membakar dan dalam 5 menit Papa sudah merobek piyama aku hingga tubuh aku hanya terbalut Bra dan juga celana dalam saja. Ronta-ronta yang aku lakukan tidak diperdulikan oleh Papa.... Justru Ayah semakin ganas meilihat itu............

Dan aku hanya bisa menanggis saat Papa aku menarik Bra dan juga celana dalam aku.
Dan kemudian Papa mulai menjilat puting payudara aku. Dan tangannya kemudian memainkan vagina aku. Yang tadinya aku meronta namun kini aku mulai sedikit menikmati permainan tangan Papa. "Shhhhhhhhhhhh.....Auhhhhh......lagii pa.......enak paaaa..........Oughhhh....."Desahku.

Perlahan aku pun mulai dikuasai oleh birahi yang menjalari tubuhku, Dan Papa dengan rakusnya mulai menjilati lliang senggama aku dan terkadang menghisap Dan secara perlahan aku mulai mencari penis Papa Aku dan setelah menemukannya tangan saya mengocok secara perlahan dan mulai mengimbangi serangan Papa saat itu. Karena ukuran Penis yang sangat besar ukurannya sampai tangan saya tidak mencakup untuk menggenggam penis Papa.
"Terusin sayangggggggg Ayo terusin kocokan kamuuu..... Ouhhhhhhhhh"Kata Papa.

Dan pada akhirnya Papa mengakhiri jilatan dan kaki saya mulai ditariknya dan kemudian dengan posisi jongkok Papa pun memegang batang pensisnya dan mengarahkan batang penisnya ke liang senggama saya dan sebelum Papa memasukkan kejantanannya aku berkata jangan Pa nanti Sandi hamil gimana Pa. ujar aku.
Kamu tenang ya sayang yaa....
Kalau sampai nanti kamu Hamil kita gugurin saja ya sayang ya.........
Pelan-pelan ya Pa masukkan tititnya.... soalnya punya Sandi kan belum pernah sebelumnya.

“ Iya Sayang, ini juga pelan-pelan kog Sayang… ”, ucap Papa.
Kemudian Papa -pun mulai menempelkan penisnya  di bibir liang senggama saya , dan,
“ Aghhhh… Aowww… sakit Paaa… ”, rintih saya kesakitan.
“ Tahan dulu ya Sayang, sakitnya cuma sebentar kok Sayang, abis itu pasti enak banget deh… ”, ucap Papa menenangkan saya .
Lalu Papa-pun mencoba memasukan lagi kejantanan-nya, dan…

“ Zlebbbbbbb…”, masuklah semua batang kejantanan Papa  didalam liang senggama saya . Seketika itu aku berteriak,
“Aowwww… sa… sa… sakit sekali Paaaaa…. Hu… huhu… huhuhu…”, teriak kesakitan saya .


Dan teriakan aku sangat kuat pada saat itu, karena aku merasakan sangat sakit dan saya tidak peduli dengan orang sekitar mendengar atau tidak teriakan saya....Dan Papa mulai menggenjot liang senggsama saya. Dan lama kelamaan saya merasakan sakit lagi da untuk sakit kali ini saya merasakan kenikmatan yang tiada taranya dan aku juga merasakan penis Ayah sudah memenuhi seluruh rongga rahim aku.
Dan pada saat itu saya pun mengikuti ritme goyangan Papaa dengan cara mulai menggoyangkan pantat kekanan dan juga kekiri.
“ Ssss… Aghhhhh… Enak sekali Paaaa, Ouhhhh… Yeahhh… ”, desahku.


“ Ssss… Aghhhh… Iya Sayang, terus goyangin pantat kamu Sayang… Oughhhh… ”, ucap Papa sembari terus menyodok Liang senggama saya .
Sementara itu mulut ayah sembri terus mengemut puting susuku, dan sesekali aku meraskan bahwa Papa menjambak rambutku dengan halussss dengan lembuttt. Dan itu semua membuat aku semakin panas dan seperti sedang terbakar. Dn hal itu membuat aku lupa bahwa aku sedang bercinta dengan Papa kandung aku sendiri.
Paaaa Sandi mau diatas donkkk,,, boleh ya
Iya boleh koq sayanggg....Papa nurut aja dech sama kamu........ Jawab Papa sambil menghentikan dan  berbaring disamping aku.

Saya -pun mulai menaiki tubuh Papa aku  yang sudah basah oleh keringat kami berdua. Dan saya mulai mengarahkan penis  Papa ke liang senggama saya ,
“ Zlebbbbbbbb… ouhhhh… Sssss… Aghhhhhhh… ”, desah aku.
Pada akhirnya seluruh Penis Papa terbenam ke dalam liang senggama yang masih rapat itu. Lama-kelamaan aku sudah tidak merasakan sakit lagi, tidak seperti tadi ketika pertama kali Papa  tadi menusukkan Penisnya dalam Liang senggama aku. Lalu aku pun mulai naik turun dan bergoyang ke kiri dan ke kanan, sembari kedua payudara saya diremas oleh Papa.

Saat itu aksi goangan maut aku pun semakin tidak beraturan dan bibirku meracau hebat. Sampai pada akhirnya ada sesuatu yang mendesak ingin keluar dari dalam liang senggama aku,

“ Paaa, Aghhhhhh… Sandi udah nggak kuat lagi nih… Ouhhhh… Yeahhh… ”, ucap aku  mulai tidak tahan.

Sambung aku  lagi,

“ Sandi udah basah banget ni Paaa, Ouhhhh… Sandii  mau keluar nih… Ssss… Aghhhhh ”, ucap aku  mulai tidak tahan lagi.


Ketika itu Papa semakin gencar saja menghujam Liang senggama aku  dengan Penisnya. Permainan Sex kami semakin cepat dan makin cepat lagi,

“ Tahan dulu Sayang, kita keluaran sama-sama ya Sayang… sebentar lagi Papa juga mau keluar nih… Ssss… Ouhhhh… !!! ”, Pinta Papa

Saat itu aku  tidak menjawab Papa, namun aku  hanya menggangguk pertanda aku mengiyakan permintaan Papa tercinta aku ,

“ Aghhhhh… Aghhhhh… Ouhhhh… yeahhh… ”, desah aku .

“ Ayoo Sayang, Papa mau keluar nih, Ouhhhhh…”, ucap papa menuju puncaknya.

Dan tak lama kemudian,

“ Crottt… Crottt… Crottt… Crottt… ”.

“ Sandi  juga mau keluar nih Paaaa… Ssss… Aghhhhh… ”, ucap menuju klimaks aku.

Tidak lama setelah itu aku  -pun mendapatkan Klimaksku dengan nikmatnya,

“ Syurrr… Syurrr… Syurrr…… Ouhhhhhhhh… Yeahhhhhh… ”.

Papa langsung membalikkan badan aku dan menekan penisnya sambila mendekap badan aku sekuat tenaganya yang dia punya, dann begitu juga dengan aku juag membalas memeluk tubuh papa....
Dan itu membuat aku melayang diawang-awang dan tidak terasa sduah 35 menit berlalu dan saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 5 pagi dan kami merasa kami sudah bertempur dengan hebatnya sampai ranjangku basah oleh peluh kami berdua....
“ Makasih Paaa, tapi tadi Papa  udah jahat sama Sandi, masak sandi  tadi mau diperkosa Papa … ”, ucapku mengeluh.
“ Iya Sayang, Maafin Papa  yaaaa… ”, ucap maaf Papa.
"Iya Paa Sandi maafin tapi ada syaratnya ya Paaa kalau Sandi mau apa aja dituruti ya paaaa..... uajar aku.

"Iya dech Papa janji apa yang Sandi akan papa belikan sayangg......"jawab Papa....
Terima kasih ya papa Sandi yang tersayanggg........ emuaachhh…”, sembari mengecup bibir papa....

Selasainya sedikit percakapan kami setelah berhubungan sex, Papa kemudian mengecup kening dan keluar dari kamar akuuuuu.... Setalah itu saya menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh dengan siraman air hangat yang membuat saya sangat relaxs.
Semenjak kejadian itu aku dan ayah sering mengulangi perbuatan ini kapan aja yang kami mau dan yang lebih parahnya dimana aja asal ada kesmpatan.

Terkadang kami melakukan di hotel, rumah, mobil, bahkan bisa jadi kami melakukan di ruang kerja Papa ataupun di ruang kerja Aku . Kami-pun sampai saat ini masih tetap melakukan hubungan skandal sex, dan sampai hari ini, skandal sex sedarah ini tidak ada seorang-pun yang mengetahui perbuatan kami ini termasuk Mama.


Tapi aku merasa bahwa Mama  sudah tahu, tapi walaupu Mama  tahu, dia tidak mau ambil pusing dengan skandal sex sedarah kami. Entah sampai kapan aib ini akan kami jalani, semoga kami segera diberi kesadaran untuk berhenti melakuka skandal sex terlarang ini. Selesai.

0 komentar:

Posting Komentar