Agencabul situs Video Bokep dan Foto dewasa terbaru di tahun 2017 Film Porno Indonesia | Cerita Sex Terbaru | Cerita Dewasa | Cerita Mesum

Sabtu, 12 Agustus 2017

Binatang Pemeliharaanku Menjadi Pemuasku



BINATANG PELIHARAAN  MENJADI PEMUASKU

Selamat datang kembali di Agencabul.com, Cerita Sexs bergambar, banyak cerita dewasa tentunya dan juga kunjungi website dibawah ini. Kali ini saya akan menceritakan kisahku Binatang pemeliharaanku menjadi pemuasku dan jangan lupa juga baca, Istriku bercinta dengan Satpam Kantorku. Cerita Sexs.

Sebut saja nama aku Merrysaaa, usia aku 27 Tahun, dan pada sat itu aku bekerja disalah satu perusahaan sorum Mobil di kota Jambi. Aku adalah keturunan Jawa dan Melayu, Dan sudah hampir 2,5 Tahun aku tinggal di Jambi. Sebenarnya awalnya aku hanya ikut suamiku dinas kerja saja dan pada saat itu dia dipindahkan ke Jambi karena dia merupakan pegawai kehutanan. Dan pada waktu itu kami sudah menetap disana selama setengah tahun dan akupun berinisiatif untuk melamar kerja, Dan pada saat itu juga suamiku tidak keberatan kalau aku melamar kerja.
Alasan suamiku yaitu agar aku tidak bosan dan lumayan juga untuk tambah-tambah uang jajan aku sendiri.

Dan dari situ aku mengalami sex yang bisa dibilang super aneh dan freak sii bagi aku. Dan aku mempunyai teman akrab yaitu bernama Melany, Dia merupakan istri dari teman kerja dari suamiku dan suami dari Melany  Dan sering juga ketika suami kami sedang keluar kota dan dia sering menginap dirumah aku dan begitu juga sebaliknya aku juga menginap dirumahnya dan dari hal itulah maka kami pun menjadi sahabat karib bahkan bisa dibilank sudah seperti saudara kandung.

Dan kami sama-sama belum dikaruniai buah hati, mungkin dari situ juga kami semakin menyatu dan bahkan bisa dibilank sudah seperti kakak dan adikkkk. Singkat cerita kisah sex aku  berawal dari bulan januari setengah tahun yang silam dan ketika itu suamiku dan juga suaminya sedang dapat pelatihan diluar kota selama 2 minggu lamanya. Dan untuk hal seperti itu sudah biasa kita hadapi tanpa suami.
Hari pertama kita lalui dengan santai dan masih berjalan seperti biasanya dan pada saat itu aku merasa senang karena suami teman aku adalah kolektor hewan langka dan desain rumahnya rapi serta menyenangkan  bagi aku. Ada dua binaatang kesayangan suami teman aku yaitu anjing herder dan jika seekor oranh hutan yang bisa dibilang cerdik.

Dan yang lebih buat aku heran lagi yaitu kedua hewan itu sangat akur teman aku dan juga suaminya sangat menyayangi mereka dan karena sayangnya mereka dengan kedua binatang tersebut sampai-sampai mereka membiarkannya berkeliaran dirumah bahkan didalam rumahnya. Dan pada suatu sore sewaktu aku baru pulang kerja dan hendak pergi mandi.

Dan pada saat itu teman aku yang lagi kangen dengan suaminya menonton sedang menonton film drama korea kesayangan mereka. Dan pada saat selesai mandi aku menyusul teman aku untuk menonton Film yang diputar pada DVDnya dan tak lupa juga saat itu binatang peliharaannya ikut juga menonton drama romantis tersebut.
Wahhhhhhhh serius sekali nieee... Fillmmmm Apaan thuu yang kamu tontonn? Ujarkuuu.
Nie drama yang biasa aku dan suamiku tonton siii...
Tadi ada yang titip barang buat kamu tuhhhh aku taruh diatas meja........ ”, ucap Melany  memberitahuku kalau si Handi  memberikan titipan.
Handi  itu kenalan baruku, pemilik Salon Mel . Dan ternyata yang dibawanya adalah titipan suami aku , Kaset porno, hha,
“ Apaan tuh Merrrr ..? ”, tanya Melany  saat aku membuka koran bungkusan kaset dvd itu.

“ Ini loh Mell … titipannya Suami aku , Kaset Porno… ”, ucapku sekenanya.
Tanpa basa basi, Melany  langsung merebut 3 keping Kaset porno itu dari tanganku,
“ Kita nonton yuk..! Buat hiburan… ”, ucapnya.
Yah, sore itu 3 Kaset Porno kami lihat bersama-sama, Binantang peliharaannya  kami ungsikan dulu keluar kamar. Malam harinya, setelah makan malam, rasanya aku mengantuk sekali, aku pun langsung tidur. Tetapi aku terjaga sekitar pukul 12 malam, biasa, kebelet pipis. Eh, tiba-tiba a ku sadar kalau Melany  tidak ada di sisiku. Kemana ya..? Ah, aku langsung saja ke kamar mandi untuk pipis.

Setelah itu baru aku cari Melany. Aku mencarinya hingga ke dapur, tetapi tetap tidak ada. Lalu aku sedikit tersentak ketika melihat bayangan di ruang kerja Suaminya . Aku juga mendengar erangan Melany. Sepetinya lagi dilanda birahi yang sangat tinggi. Aku mendekat ke arah pintu ruangan itu, dan kuintip dari lubang pintu. Astaga, dalam keremangan itu aku melihat Melany  yang sudah tidak berbusana tengah dicumbui oleh Orang Hutan, kesayangannya.
“ Oughhhh… Sssshhh… ngghh… sayang… ”, racau Melany  tidak karuan.

Orang Hutan yang tingginya sama seperti Melany dan berbadan besar itu tengah mengarahkan mulutnya keselangkangan Melany. 
Dan terlihat Melany sendiri menikmati apa yang dilakukan simpanse tersebut dengan matanya yang terpejam dan  kemudian dia mengangkangkan  kakinya sambil tiduran..... Aihhh serammm.. Aku melihat Simpanse tersebut semakin ganas dan semakin menggiladia menggangkat dan membawa Melany kemudian membantingnya kembali diSofaa sehingga posisi Melany jadi membelakanginya. 
Lalu batang penisnya yang sudah mekar membesar kemudian dia sodokkan kearah gua milik Melany. 
“ Aghhh… Sssshhh.. ayoo Sayang ..! ”, perintah Melany..
Bagaikan budak yang baik Simpanse langsung memompa pantatnya maju mundur,sehingga batang kemaluannya yang berbulu menerobos keluar masuk lubang kewanitaannya Melany.
Simpanse pun mengerang kelihatan ganas dan Melany pun kelihatan kewalahan untuk menerimanya sampai pontang panting sambil kepalanya digoyang-goyangkan dan kupikir pastilah Melany merasakan kenikmatan yang berlimpah dari penis Simpanse. 

Aku yang melihat adengan Simpanse menjadi tidak kuasa menahan gejolak yang mulai menjalari tubuhku Ahhh...... bersetubuh dengan hewan kahhhh  dan tanpa disadari aku meraba sendiri payudaraku. 
Dan dengan tidak sadar tangan aku sudah berada diselangkangan yang memang sduah tidak terbungkus celana dalam lagi karena kalu malam mau tidur aku sudah malas pakai celana dalam terutama BH. 
“ Oughhh… nikmatnya… ”, sambil mataku tetap memandangi tubuh Melany  yang tengah digagahi Simpanse. 

Namun tiba-tiba aku dikejutkan oleh jilatan-jilatan halus dibetisku. Dan ya ampunn ternyata Herder tengah menjilati betisku ddan ternyata Herder yang tengah menjilati betisku. Pada saat itu aku ingin marah pada Herder namun aku ada merasakan kenikmatan tersendiri yang aku rasakan dari lidah Herder. Aku pun membiarkan Herder menjilati betisku. Dan Mata aku sambil melihat kembali Melany dengan Simpanse didalam dan kini Melany sudah ganti posisi saat ini. 
Saat ini Melany dalam keadaaan terlentang diSofa semantara simpanse menggenjotnya dari atas 
“ Oughhh… Ssssshhh… Teruuss, Sanam sayang… nikmat sekali… Aghhhhh… ”, desah Melany....
Pemandangan didalam sana itu membuat birahiku perlahan memuncak. 

Apalagi jilatan Herder sudah mulai naik apalagi saat ini sudah mewncapai belahan pantat aku. Karena aku sedang mengintip Herder juga nampaknya tengah birahi pula, pikirku dalam hatiiii......
“ Ssssshhh… Blacckkiih… ”, desahku tanpa sadar.
Herder memang pintar menaikkan birahiku dalam hati aku berkata..... Daerah betis sampai daerah belahan pantatku dijilatinya dengan lidahnya yang sedikit kasr strukturnya. 

Lama-lama apa yang aku rasakan semakin nikmat dan aku sudah mulai tidak perduli dengan apa yang dilakukan Simpanse dan juga Melany. Aku kemudian melangkah kekamar tidur, sedangkan Herder mash mengikuti langkah aku dengan perlahan sampai kamar tidur aku sambil menjilati kaki aku terus.
Dan jilatan tersebut bisa mencapai kearea kewanitaan aku yang sduah berlendirrrr.
Kemudian aku duduk ditepi ranjang dengan kaki yang sduah ternganga lebar dan aku membiarkan Herder menjilati kewanitaan aku dengan leluasa. .
“ Lakukanlah Herder … aku milikmu sayang..! ”, racauku.

Aku melihat Herder semakin agresif menjilati area kewanitaan aku dan aku merasakan tulang-tulang seakan luluh lemas dan ingin rasanya segera menuju kepuncak kenikmatan,
“ Oughhhh… Herrrr… Sssshhh… Aghhh… ”, desahku nikmat.
Dan tiba-tiba Herder berhenti beraksi,
“ Grrhhkk… ”, dia menggumam seperti marah padaku.
Namun aku mengerti dia begitu karena dia ingin menyetubuhi aku dan akhirnya aku memutuskan untuk turun dari ranjang dan merangkak membelakangi Herder.

Tidak lama kemudian Simon mengangkat dua kaki depannya dan menekan pinggangku. Kini posisi kami layaknya sepasang anjing yang akan kawin,
“ Oughhh… Sssss… Aghhhh… ”, desahku ketika merasakan ada benda yang agak kasar menerobos masuk di liang senggamaku.

Herder yang memang sudah birahi dan langsung memompa kemaluanku dengan batang kemaluannya yang dua kali lipat lebih besar dari pada suamiku. Kewanitaanku terasa sesak dan penh oleh kemaluan anjing Herder itu. Lalu 10 menit kemudian,
“ Oughhhh… sayang.. aku keluar sayang… ”, teriakku histeris saat merasakan seluruh otot kewanitaanku berkontraksi cepat.

Yaaaa, aku orgasme,.... Tidak lama kemudian aku terkulai lemas dalam keadaaan bersujud. Herder masih aktifff memmpakuuuu. Hingga kusadar kini posisi Herder membelakangi aku. Kemudian kami adu pantat, dengan kelamin bertemu (Posisinya sama seperti anjing sedag kawain itu lahh) 
“ Ehh.. Merrr … Kamuu..? ”, Melany  kaget saat mendapatiku dalam posisi kawin anjing begitu.
“ Kamu juga kan Melll ..? Sama simpanse ..? ”, ucapku kelelahan.

Dan saat itu juga Melany tersenyumdan semenjak kejadian tersebut setiap suami kami pergi ke luar kota kami selalu dapat menuai kenikmatan dari binatang kesayangan mereka. Ya bisa dibilank itu adalah tindakan selingkuh namun tidak beresiko gitu.. Hahahahahahahha.........
Untuk para pembaca hal ini tidak patut untuk dicontoh para pembaca, karena hewan itu tidak streil dan merupakan sumber penyakittttt......

SELESAI

Senin, 31 Juli 2017

Pemuas Nafsu Birahiku

PEMUAS NAFSU BIRAHIKU

Agencabul.com, Cerita Sexs bergambar, banyak cerita dewasa tentunya dan juga kunjungi website dibawah ini. Kali ini saya akan menceritakan kisahku yang membuat nafsu birahiku puas dan jangan lupa juga baca, Ayahku sendiri tega memperkosaku. Cerita Sexs.

Belum lama ini aku kembali bertemu dengan mantan pacar aku yaitu Melany. Ia kini sudah menikah dan juga sudah mempunyai buah hati. Saat ini dia tinggal di Jambi suaminya sering keluar kota untuk pekerjaannnya semantara dia sering sendirian tinggal dirumah bersama dengan buah hatinya yang masih berumur 3 Tahun. 
Setelah sudah bertahun-tahun lamanya tidak bertemu dengan dia akhirnya sekarang bisa bertemu lagi dengan dia dan setalh sekian lama kami tidak bertemu Melany tetap saja tidak berubah masih sama seperti yang dulu. 

Memiliki rambut yang lebat dan juga terjaga, meskipun rambutnya seperti wanita bule yaitu dengan warna agak kemerahan namun karena kulitnya yang putih bersih dan wajah yang enak dipandang apalagi kalau berada didalam pelukan apalagi dielus-elus. 
Dan perjumpaan diBandung kemarin mengingatkan peristiwa delapan tahun yang lalu yang dimana ketika kami masih pacaran dan kali itu kami masih duduk di bangku kuliah. Dan selama kuliah dia tinggal dirumah pamannya.

Aku mengenalnya pada saat kami masih anak-anak dan dia memang merupakan gadis yang lincah dn juga berotak pintar. Dan kini aku sudah memiliki stri dan juga anak, hubungan  kami rukun dan pastinya kami saling mencintai dan pastinya kami tinggal dirumah sendiri, Tapi agak diliuar kota.
Dan sewaktu melahirkan istriku mengalami pendarahan yang bisa dibilank sduah sampai titik parah dan sementara aku dirumah merawat anak kami yang  masih bayi.
Dan dikala itu karena sebelumnya aku belum pernah menjaga bayi maka aku rasa sangat repot karena harus menjaga sendiri. Dan karena hal itu ibu mertua aku dan juga Melany membantu untuk merawat anak kami sampai istriku benar-benar pulih dan boleh pulang.

Aku sendiri putus dengan Melany karena aku dan Melany merupakan saudara,. makanya walaupun kita sudah putus kita masih tetap bisa bertemu.
Dan semuanya berlalu selama 2 minggu lamanya istriku baru diperbolehkan untuk pulang.
Hari-hari sduah berlalu dan dikala itu Melany masih tetap mengunjungi anak kami lagi yang katanya manis dan juga lucu.....
Dan karena Melany sering melihat anak kami maka tak heran setelah beberapa waktu dia lebih dekat dengan Melany dari pada dengan ibunya sendiri.

Dan biasanya kalau sudah pulang kuliah Melany sering singgak kerumah dan membantu istriku untuk merawat buah hati kita.  Dan Melany jadi lebih sering nginap dirumah kami dari pada dirumahnya padahal kami adalah mantan namun Melany tidak merasa canggung pada saat nginap dirumahku apalagi ada istri aku.
Dan anakku sudah bertambah besar dan Melany juga sudah tidak sering mampir kerumah lagi, karena kondisi istri saya juga membaik dan sudah bisa beraktivitas.
Dan pada satu malam yang dimana pada saat itu ake deng lembur dikantor dan tiba-tiba Melany muncul dihadapan aku dikantor dan hal itu betapa membuat aku terkejut.

Ada apa ya Melany, koq malam-malam begini datang kekantor aku.
Ada perlu apa ya Mell.
Abang tinggal sendiri ya bang kalo dikantorr?""
"Iya Mel kamu koq tau dari mana kamu tau??
Gak koq bang, Mel sengaja aja datang kemari dan kebetulan Melany lihat abang lagi sendiri nihh. Dan tak lama kemudian Melany mendekat kearahku dan dia berdiri disamping kursi kerja dan malam itu Melany menggunakan celana jeans yang pendek dan juga T-Shirt yang ketat dan aku mencium bau parfum khas dari tubuh Melany.

Aada apa, Mell??
Mas aku pengen Mas perlakukan aku seperti mas perlakukan istri mas,
Perlakukan gimana Mel..
Dia tidak menjawab namun dia melangkahkan kakinya yang putih dan jenjang itu ke tepat didepan aku yang putih dan juga mulus hingga dia tepat berdiri didepan aku.
Dan tidak sampai 5 menit lamanya dia sduah duduk dipangkuan ak.

Mell ada apa dengan kamu Mell......."Dan tanpa menungguku bicara Melany langsung menyambar bibirku dan mulai menyedotnya dengan sekuat tenaga. Dan bibir yang selama ini aku idamkan dan hanya dapat aku pandangi saja kini sudah mendarat dibibirku dan kuluman penuh nafsunya menyeruak didalam mulutku. Lidahnya dia permainkan dengan  cepat dan menari dengan lincah dalam rongga mulutku.
Tampak dia sedang mencari lidahku  dan menyedotnya dengan sekuat tenaga yang dia punya... Aku berusaha melepaskan namun sandaran kursi menghalangi dan lebih dari itu, terus terang ada rasa nikmat yang aku rasakan setelah berbulan-bulan aku sudah tidak berhubungan dengan istriku karena dan Melany merenggangkan ciuman panjangnya.

Mass,, aku ketagihan Masssss, sekarang aku sudah mulai berhubungan dengan laki-laki dan bahkan beberapa waktu yang lalu aku mengajak dosen aku untuk bercinta dan juga bercumbu mesra dan semenjak kehadian itu aku badanku terasa panas dingin dan aku belum menemukan lelaki yang pas untuk aku ajak bercumbu terus.
Kemudian aku menggangkat tubuh Melany dan aku dudukan diatas kertas yang berserakan diatas meja dikantor dimeja kerja aku. Aku melangkah ke arah pintu ruang kerja aku untuk mengunci dan menutup pintu ruangan,
Mel aku juga gak mau munafik kalau saat ini aku juga sedang kelaparan karena sudah empat bulan aku tidak bercumbu dan bercinta dengan istri aku.
Jadikan aku seperti istri kamu saat ini Mas Melany turun dari meja dan menyongsong langkahku.
Dia kemudian memelukku kuat dengan dadanya yang empuk dan sepenuhnya menempel didadaku.
Dan membuat penisku yang sudah mengeras dan berbenturan dengan perut  bawah pusarnya yang lembut.

Kemudian Melany merapatkan pula perutnya kearah kemaluanku yang masih terbungkus celana jeans yang tebal. Dan dia kembali menyambar leherku dengan kuluman bibirnya yang merekah bak bibir artis terkenal. Aliran listriknya seakan menjalar keseluruh tubuh. Aku semula ragu menyambut keliaran  Melany. Namun ketika kenikmatan tiba-tiba menjalar keseluruh tubuh, menjadi mubazir belaka melepas kesempatan ini.
Kamu kelihatan sangat bergairah ya Mell.... "Bisikku lirih ditelinganya......
Hmmmmm........Iya donk Massss.....balas dia sambil mendesah...........
Aku menginginkan hal ini sudah sejak lama Massss.......
Ukhhhh....."Serunyaa sembari dia menelan ludah. Ayoo donk Masss teruskan lagiiiii.......
Apa yang kamu mau dari Mas yang sudah lama seperti yang kamu bilank......
Sambil tangannya tetap mengelus batang kemaluan aku.

Biasanya jika bercinta laki-laki yang bertingkah agresif dengan wanitanya namun untuk kali ini beda malah wanita yang lebih agresif dengan laki-lakinya. Bibirnya terus menyapu permukaan kulitku dileher dada dan juga tengkuknya. Dan perlahan kusingkap baju ketat yang dikenakannya, dan kutarik perlahan kearah atas dan juga tangannya diangkat keatas yang menunjukkan bahwa dia meminta untuk melepaskan baju yang dipakainya.
T-Shirt yang sudah kulepaskan kubuang diatas meja kerjaku dan tanganku langsung memeluk erat tubuh Melany yang membuat dadanya sangat dekat didadaku.

Kedua bukit yang menempel didadaku membuat penis aku kembali berdiri tegak dibalik celana jeans yang aku pakai. Jemariku terus mencari kancing BH yang terletak dipunggungnya. Dengan perlahan aku melepas taklinya dan kemudian aku menurunkannya melalui tangannya.
Dan akhirnya BH itu jatuh dilantaiiii dan putingnya kini menempel lekat pada arahku.
Dan aku perlahan kujilati dadanya dengan penuh gairah yang ada dari tepi permukaan sampai dengan putingnya. Aku merasakan putingnya yang sedikit ada rasa asin karena keringat Melany..... Namun itu semua menambah nikmat aroma seorang wanita yang seksi menurut aku.

Tangan Melany mengusap rambutku dengan manja dan menggiring kepalaku agar mulutku segera menyedot puting susunya.
Ayooo Masss yang kuat Mas sedotnya....... Bisiknya.........
Kemudian aku memnuhi permintaan Melany dan dia tidak kuasa menahan kedua kakinya. Ia seakan menjadi lemas mendadak dan badannya jatuh dilantai dengan karpet yang tebal. Dan kini ruanganyang semulanya dingin oleh AC menjadi hangat kembali.
Massss....Ayoo lepaskan Massssss" Ucapnya sambil terlentang dilantaiiiiii.

Melany memberi syarat kepadaku untuk melepas pakaiannya dan Melany sendiri pun melapas bagian yang menghalangi jalannya rencanaku untuk mencapai gua yang lembab itu. Aku juga melakukan hal demikian namun aku menyisakan celana dalamnya dan Melanu melihat dengan pandangan mata yang sayu dan seperti sduah tidak sabar menunggu lagi.
Dan aku menyusulnya untuk segera tiduran dilantai  dan aku mendekap tubuhnya dari arah samping sembari kugosokkan telapak tanganku kearah putingnya.

Melany menlenguh dan juga mendesah dan memiringkan bagian tubuhnya kearahku dan dengan sengaja juga dia memiringkan putingnya kearah mulutku.
Masssss ayo sedot Massss.....Teruskan Massss, Enak sekali Masss......Ya  Enak Masss........... Dan dengan perlahan aku memenuhi permintaannya dan sambil aku pijit-pijatkan dengan perlahan pantatnya lembut.
Tanganku mulai nakal untuk mencari selangkangan Melany ada dimana dan rambutnya tidak terlalu tebal namun datarannya cukup mantap untuk mendaratkan pesawat milikku. Dan kumainkan jemariku disana dan Melany tampak sedikit tersendak.
"Ukhhhhh.......hemmmm...Hssss....Terusss Massss...Ayoo Teruss Masssss......"Lenguh Melany yang begitu jelas untuk didengar.

Semantara untuk bagian putingnya kusedot dan kugencarkan, jemari tanganku bagaikan memetik dawai gitar dipusat kenikmatannya. Dan jemariku sduah mencapai gumpalan daging kecil tepat didepan memeknya dan ujungnya kuraba dengan lembut dan berirama. Dan lidah memainkan putingnya sembari sesekali menyedot dan menghembuskannya. Jemariku memilin klitoris dengan teknik petik melodi.

Melany menggelinjang disertai melenguh penuh nikmat.
"Masssss.....Masss...Ampunn......Terusss, Ampunnn..... Terus Mashh Arghhhhhh...Arghhhhh.....Aughhhhhhhh....." Sebentar kemudian Melany sudah lemas.
Namun itu tidak berlangsung lama karena Melany kembali bernafsu dan berbalik menggambil hal yang inisiatiffff. Tangannya mencari-cari arah kejantananku.
Aku mendekatkan penisku agar mudah terjangkau, dengan serta merta Melany menarik celana dalamku yang masih nempel ditubuhku. Dan bersamaan dengan itu melesat keluar pusaka kesayangannya dan akibatnya hal itu memukul ke arah wajah Melany.

"Uhhhhh.....Massssss.....Apaan ini" Kata Melany kaget.
Dan tanpa menunggu jawaban dari aku Melany langsung meraihnya  dan kedua telapak tangannya menggengam dan mengelus dengan lembut penisku.
Ahhh Masss.....Asli nihh Masssss?
"Ya asli donk 100 persen" jawabku.

Melany langsung geleng-geleng kepala dan lidahnya menyambar cepat kearah permukaan penisku yang sudah berdiameter kira-kira 5cm dan panjangnya sudah sekitar 17 cm dan agak sedikit bengkok kekanan juga.
Dibagian samping kanan terlihat menonjol aliran otot yang sangat keras... Dan bagian bawah kepalanya masih tersisa sedikit kulit yang menggelambir dan otot kulit itulah yang membuat perenpouab bisa melengguh dan merasakan kenikmatan akibat tusukan senjata andalanku.
Massssssss baru kali ini aku melihat penis sebesar punya kamu Masssssss.
Mantap sekali Mass. Panjang dan besar ya Masss....

Sekarang kamu tau kan dan sudah lihat kan Mel betapa bahagianya istriku menikmati dan juga memegangnya. '
Makanya kamu iri kan dengan istri aku kan.
Melany langsung menarik penisku.
"Masssss, aku mau menikmatinya dengan cepat dan memasukannya digua aku.
Cepat masukkan Mas sekarang Mas.
Kemudian Melany tidur telantang dan pahanya direntangkan. Terlihat betapa mulus putih serta bersihnya dibagian selangkangannya. Terlihat lubang halus diselangkangannya dan pesawatku sudah siap untuk meluncur dan Melany memandanginya dengan penuh harapan...
Cepat Masss....Cepat........."

Sabar Melllll.... Kamu harus benar-benar terangsang dulu sayanggggg.....
Dan sepertinya dia sudah tidak sabar dan sampai saat ini aku belum pernah melihat perempuan sekasar Melanyyyyyyy... Dia tidak ingin lelaki yang mencumbunya terlebih dahulu namun dia lebih suka kalau dia yang mencumbu.
Ayoo cepat Massss ajaknya lagi.
Dan melihatnya sudha tidak sabar lagi aku pun menempelkan ujung penisku dipermukaan lubang vaginanya,kutekan perlahan tapi sungguh amat sulittt masukkk, dan kuangkat kembali namun  Melany justru mendorong pantatku dengan keduatangannya.
Dan pantatnya didorong kearah atas dan tak terhindarkan batang penisku bagai membentur dinding tebal.
Namun sepertinya Melany lebih suka bermain kasar. Dan meski belum terangsang benar aku memasukkan penisku sekuat tenaga dan sekencangnya. Dan dengan perlahan aku dapat memasuki rongga vaginanya , namun aku merasa sangat sesak, panas dan juga sulittt.
Namun Melany tidak gentar dia malah menyongsongnya dengan penuh gairah yang ada.



Jangan dipaksa ya Mell, pintaku pada dia.
Paksa saja Massss, siksa dan tusuk aku sekuat tenaga Mas........
Jangan takut Mas........ Mendengar hal itu aku tidak bisa menghindar kemudian kelesakkan dengan keras hingga separuh penisku telah masukkkkkkk.
Argghhhhhhhhh.....
Auwwwww....
Melany menjerittt,
"Aowwwwww........Sedikit lagiiiii...... aku menekannya kuat-kuat.
Dan bersamaan dengan itu terasa ada yang mengalir dari dalam vaginanya dan meleleh keluar.
Aku melihat ada darah segar........ Melany diam. Nafasnya terengah-engah dan matanya memejam. Aku menahan penisku tetap menancap. Namun aku melihat tidak turun dan tidak naik juga dan untuk mengurangi ketegangannya dan kemudian kucari ujung puting Melanyyy dengan mulutku.
Meski agak membungkuk aku dapat mencapainya.
Melany sedikit berkurang ketegangannya.

Beberapa saat kemudian ia memintaku memulai aktivitasnya dan aku menggerakkan penisku yang hanya separuh jalan, Melany mulai tampak sangat menikmatinya. Pergerakannya konstan itu kupertahankan cukup lama.
Dan semakin lama
dan Melany semakin pasrah dan sudah tidak sebuas tadi lagi, saat ini dia menikmati irama keluar masuk diliang kemaluannya yang mulai basah dan mengalirkan cairan pelicin.
Melany mulai bangkit gairahnya menggelinjang dan melenguh dan pada akhirnya menjerit lirih.

“Uuuhh.. Mas… Uhhh… Enaakkkk.. Enaaakkk… Terus… Aduh… Ya ampun enaknya..” Melany  melemas dan terkulai.

Kucabut kontolku yang masih keras, kubersihkan dengan bajuku. Aku duduk di samping Melany yang terkulai.
Melany, kenapa kamu?" 
"Lemassss, Massss. Kamu amat perkasa aku rasa Mass.
"Kamu juga Mell liarr sekali" 
Melany memang terkenal sering berhubungan dengan laki-laki namun sampai sata ini belum ada yang berhasil menembus keperawananya karena mungkin selaput darahnya amat tebal. 
Dan aku mengira bahwa para lelaki akan takluk oleh garangnya Melany mengajak senggama tanpa pemanasan yang cukup. 

Sejak kejaian malam itu Melany ingin mengulanginya kembali, namun aku selalu menghindar dari dia. Hanya sekali saja sejak peristiwa itu kami mengulanginya sepanjang hari didalam Hotel. 
Dan pada waktu itu Melany seperti kesetanan dan aku ladeni kemauannya dengan berbagai macam gaya. Dab dia mengaku sduah puas saat itu. 
Namun setelah memiliki anak dan sejak itu juga dia tidak ada kabarnya. Dan sejak saat itu juga dia sudah tidak ada kabarnya lagi. Dan aku berjumpa dirumah  Pamanna. 
Dan dia berkata Mas mau coba lagi gak malam ini...... Bisiknya lirihhhh.

Dan aku hanya mengganguk. Dan aku berkata masih gede juga ya ternyata Mel, Tanyaku menggoda. 
"Yaaaa, tambah gede donk Massss" jawabnya.
 
Dan malam itu juga kami kembali kehotel lagi dan bertarung kembali dalam posisi yang sama-sama matang.
 Mass...... istri kamu sudah bisa dipakai belummm Masssssss,, tanyanya....
Masih belum nie Mel, dokter melarangnya" kataku berbohonggg...

Dan Melany pun malam itu mencoba melayaniku hingga kami sama-sama merasa puas..










Selasa, 25 Juli 2017

NIKMATNYA BERCINTA DENGAN ADIK IPAR KU SENDIRI


NIKMATNYA BERCINTA DENGAN ADIK IPARKU SENDIRI

Agencabul.com, Cerita sexs bergambar, banyak cerita dewasa tentunya dan juga kunjungi website dibawah ini. Kali ini saya akan menceritakan kisahku yang bercinta dengan adik iparku sendiri, dan jangan lupa baca, Ayahku sendiri tega memperkosaku. Cerita sexs.

Menurut aku ini merupakan kejadian yang sangat memalukan jika diceritakan dan sekaligus menyenangkan tentang perselingkuhanku dengan adik istriku sendiri.
Awalnya dia menelepon aku dan aku menyambut telepon dari dia ... "Halo" kataku sambil menyambut telepon dari dia...
Ohhh.... Ternyata kakak ya yang angkat ya telponnya........... terdengar suara diseberang sana menyahut.
Cintia?? Kapan kamu balik ke Bandung, Kakak kamu sedang piket coba kamu telefon aja ke Hp dia  ucapku sambil bertanya. Gak perlu dech Kak, sampaikan aja sama kakak kalo nanti pertengahan Agustus balikkkk.. Kangen banget dech sama kalian semua. Ujarnya melalui telefon....
Oke dech ntar aku sampaikan ya dan kemudian menutup telpon.

Kemudian ingatan aku melayang beberapa Tahunyang lalu yang dimana saat itu dia banyak problem, cowok,drug, bahkan sempat dia berurusan dengan pihak kepolisian karena tertangkap tangan atas kepemilikan Narkoba. Dan karena itu Chintia ke SINGAPURA untuk menuai sesuatu yang baru..
Mereka berdua kakak adaik sama sama memiliki wajah yang cantik,kulitnya bersih,matanya lebar,hidungnya mancung dan juga rambutnya berombak diujung dengan postur tubuh yang bisa dibilank sebagai idaman semua lelaki.  Karena keras kepalanya itulah dia terperosok dalam masalah yang berkepanjangan.

Adik iparku sebelumnya tinggal di Surabaya, dan disana dia bekerja sebagai penyanyi dan dari pekerjaan itu yang membuat keluarga menjad tidak suka. Dan karena pekerjaan itulah Chintia sempat ditahan polisi 1 malam karena dia memakai narkoba. Sebelum kami dipanggil untuk memberi keterangan Chyintia masih tetap ditahan.

Sejak peritiwa 4  tahun yang lalu Chyintia sering telefon aku dan bercetia tetang keadaannya sekarang disana dan juga tentang teman lelaki yang sedang dia dekati biasanya lama juga kadang sampai 1 jam lamanya. Dan Chyintia lebih dekat sama aku dari pada sama kakak kandungnya sendiri. Dan dalam setiap pembicaraannya istriku selalu memberikan aku kode untuk aku membujuk Chyintia mau tinggal di Bandung lagi dan mencari pekerjaan di Indonesia saja.

Istriku tau bahwa kami sangat dekat dan bahkan istriku menyuruh aku untuk bisa mengontrol Chintia karena dia dari kecil memang bandel dan juga susah diatur. Awalnya aku hanya menggangap dia sebagai adik ipar aku yang harus aku jaga dan merupakan tanggung jawab aku sebelum terjadi sesuatu yang tidak seharusnya dan juga sepantasnya kami lakukan.

Selang beberapa waktu Chyintia akan kembali ke Bandung dan aku berniat unutk menjemputnya di Bandara. Istri aku sangat senang tahu bahwa adiknya akan pulang dan dia juga sudah mempersiapkan kamar untuk adiknya. Karena anakku sedang sakit Cacar air maka Chintia pulang sendirian padahal rencananya dia akan pulang bersama dengan pacarnya.
Kakak koq hanya sendirian dimana semua keponakan aku, tanya Chyintia saat aku menggambil alih untuk menggambil barang-barangnya.

Sii Nadin sedang sakit Cacar jadi terpaksa dia tinggal dirumah neneknya untuk sementara waktu biar nanti saudaranya tidak ketularan... jawabku sambil menuju mobil.
Sambil merokok dan juga sambil berlari kecil diikuti oleh Chyntia dengan larian kecillll kasihan ya, padahal aku kangen sama dia.... ujar Chyintia.
Kakkkk, loe tau gakkkk kenapa aku bisa kesini??? Tanya Chyntia didalam mobil.

Yah gue tau loe mau refreshing kan dan loe sadar dan mau kerja yang sesuai dengan ijazah yang kamu dapatkan kan,jawabku dengan santai. Atau jangan-jangan kamu putus dengan pacar kamu ya, Hahaahhahah. Aku sambil tertawa geli karena pinggangku segelitik dia.











Jumat, 21 Juli 2017

Ayahku Sendiri Tega Memperkosa Aku


Selamat datang kembali di Agen cabul.com. Banyak cerita sex yang menarik disini tentunya Dan juga menarik untuk disimak tentunya. Dan dapatkan selalu cerita menarik dan terbaru.

Perkenalkan nama saya Sandii (Tentunya nama samaran), sebagai seorang gadis saya memiliki postur tubuh yang cukup proporsional. Dan saya mempunyai tinggi badan 161 cm dengan berat wanita ideal dan menurut sebagian orang banyak yang bilank kalo postur tubuh aku bohay,sexy dan pastinya menggairahkan. Ditambah dengan payudara saya yang cukup besar dengan ukuran 35 B.
Dan saya sudah memasuki usia yang ke 25 tahun saat ini, bisa dibilang saya sudah menjadi seorang wanita yang cukup matang. Namun sampai saat ini saya belum berminat untuk yang namanya menikah. Karena saya lebih suka berkerja dan saat ini saya bekerja diperusahaan ayah saya sendiri dan saya sudah menduduki sebagai general manager.

Dan disini saya akan menceritakan tentang skandal sex antara ayah dengan anaknya yaitu aku dengan ayahku. Dan kisah ini sudah berlalu 7 tahun yang lalu, dan ketika itu saya masih semester 2 kuliah dan itu terjadi karena keluarga saya yang bisa dibilang berantakan. Ayahku merupakan seorang pengusaha yang sukses, dia memiliki perusahaan yang bergerak dibidang property dan perusahaannya cukup terkenal juga. 

Papa aku orang yang suka bekerja dan juga tentunya ada banyak wanita simpanan akibat apa yang dia miliki. Ibu saya merupakan seorang anggota partai besar yang selalu sibuk dengan kegiatan sosialnya dan sering sekali saya memergoki mama yang sedang mesra dengan seseorang melalui Hpnya. 
Dan pernah sekali saya membaca SMS di Hp mama yang saat itu tertulis kata-kata mesum  dari begitu banyak pria simpanannya. Karena hal itu saya mulai menyelidiki kelakuan Mama dengan begitu banyak pria simpanannya.
Dan simpanan Mama ada;ah seorang gigolo yang umurnya masih setara dengan saya. Dan hal itu membuat hati aku merasa sangat kecewa pada kedua orang tua saya. Dan aku sendiri mengutuk kehidupan aku mengapa aku hidup dikeluarga yang berantakan.

Dan tak selang beberapa waktu setelah kejadian itu terjadilah kisahku, malam itu ketika saya tertidur lelap didalam kamar kemudian tiba-tiba saya merasakan ada seseorang yang sedang menggerayangi tubuh saya. Dan pada awalnya saya merasa seperti ada binatang yang merayap dari ujung rambut sampai ujung kaki saya.
Awalnya aku merasa ada serangga namun semakin lama gerayangan itu mencapai selangkangan aku..
Dan pada saat itu saya antara sadar sampai pada akhirnya saya pun membuka mata saya dan apa yang saya lihat pada saat itu ternayata ayah aku sendiri yang ingin memperkosa saya dan saat itu dia sudah dalam keadaan telanjang bulat. Dan dia sedang mengelus-ngelus celana dalam saya dan tangan kanannya sedang menocok penisnya sendiri. Dan hal itu membuat saya berteriak dan berkata,
"Papaaaa!!!! Apa yang Papa lakuin sama aku, Aku ini anak Papaaaaaa. Kenapa anakmu sendiri kamu hajar juga Paaa.

"Jangan  teriak sayang nanti malah semuanya jadi bangun ......... ucap Papa aku.
Dan pada ssat itu aku membereskan baju tidur aku yang sudah berantakan dan Papa masih saja mengocok penisnya yang sudah membesar dan juga kelihatan berurat......
Dan ayah berkata puaskan Papa donk sayangggg.....Dan Papa melihat pertumbuhan tubuh kamu yang semakin hari semakin sexy saja nie.... ucap Papa kepadaku.

Mendengar hal itu saya sangat syokkkkkk dan aku tidak sangka papa aku sendiri tega ingin menyetubuhi anaknya sendiri. Dan tidak sengaja aku meihat kearah Papa aku yang kelihatan sangat besar dan juga berurat itu. Dan aku membayangkan penis Papa aku  dan juga pacar aku yang lain dan ternyata punya Papa aku lebih kelihatan besar dan juga mantap.
Namun walaupun begitu aku belum pernah merasakan yang nama nya ML karena selama ini aku dan mantan pacarku hanya sekedar pegang-pegang saja dan tidak lebih dari itu. Karena waktu itu umur saya masih sangat muda dan itu aku anggap tabuu.

Dan Papa mulai meraba aku lagi. "Buka donk sayang piyamanya......pinta papa aku.
Gak ahh Pa Sandi gak mau tidak seharunya ayah berbuat seperti ini sama Sandi kan Sandi anak kandung Papa. Ingat Pa aku ini anak kandung Papa dan aku ini darah daging Papa...... Ucapku sambil menyadarkan Papa.
Dan saat itu juga aku mencium bau Alkohol dari mulut Papa dan seluruh kamarku jadi bau Alkohol. Da aku tau bahwa Papa sedang mabuk berat saat itu. Dan Papa sedang dipenuhi oleh nafsu birahi yang sudah tidak tertahankan lagi.

"Kenapa Papa tidak mau sama Mama atau kan da cewek bayaran Papa yang banyak diluar sana saya mengelak....
"Ahhh Papa gak amu sama Mama kamu lihat kan sendir Mama kamu udah gak perduli lagi sama Papa, Malam ini Papa hanya ingin emnikmati tubuh kamu saja sayanggg... jawab Papaaa...
Aku merasa bingung dan juga kagum juga melihat penis Ayah yang besar itu. .....Dan saya berkata ntar Mama tau Paaaaa?
"Ahhh biarin saja ahhhh.. Papa gak mau perduli dengan mereka.....

Kemudian tangannya yang kekar menarik aku dan mulai mencium bibir aku dengan nafsu yang sudah membakar dan dalam 5 menit Papa sudah merobek piyama aku hingga tubuh aku hanya terbalut Bra dan juga celana dalam saja. Ronta-ronta yang aku lakukan tidak diperdulikan oleh Papa.... Justru Ayah semakin ganas meilihat itu............

Dan aku hanya bisa menanggis saat Papa aku menarik Bra dan juga celana dalam aku.
Dan kemudian Papa mulai menjilat puting payudara aku. Dan tangannya kemudian memainkan vagina aku. Yang tadinya aku meronta namun kini aku mulai sedikit menikmati permainan tangan Papa. "Shhhhhhhhhhhh.....Auhhhhh......lagii pa.......enak paaaa..........Oughhhh....."Desahku.

Perlahan aku pun mulai dikuasai oleh birahi yang menjalari tubuhku, Dan Papa dengan rakusnya mulai menjilati lliang senggama aku dan terkadang menghisap Dan secara perlahan aku mulai mencari penis Papa Aku dan setelah menemukannya tangan saya mengocok secara perlahan dan mulai mengimbangi serangan Papa saat itu. Karena ukuran Penis yang sangat besar ukurannya sampai tangan saya tidak mencakup untuk menggenggam penis Papa.
"Terusin sayangggggggg Ayo terusin kocokan kamuuu..... Ouhhhhhhhhh"Kata Papa.

Dan pada akhirnya Papa mengakhiri jilatan dan kaki saya mulai ditariknya dan kemudian dengan posisi jongkok Papa pun memegang batang pensisnya dan mengarahkan batang penisnya ke liang senggama saya dan sebelum Papa memasukkan kejantanannya aku berkata jangan Pa nanti Sandi hamil gimana Pa. ujar aku.
Kamu tenang ya sayang yaa....
Kalau sampai nanti kamu Hamil kita gugurin saja ya sayang ya.........
Pelan-pelan ya Pa masukkan tititnya.... soalnya punya Sandi kan belum pernah sebelumnya.

“ Iya Sayang, ini juga pelan-pelan kog Sayang… ”, ucap Papa.
Kemudian Papa -pun mulai menempelkan penisnya  di bibir liang senggama saya , dan,
“ Aghhhh… Aowww… sakit Paaa… ”, rintih saya kesakitan.
“ Tahan dulu ya Sayang, sakitnya cuma sebentar kok Sayang, abis itu pasti enak banget deh… ”, ucap Papa menenangkan saya .
Lalu Papa-pun mencoba memasukan lagi kejantanan-nya, dan…

“ Zlebbbbbbb…”, masuklah semua batang kejantanan Papa  didalam liang senggama saya . Seketika itu aku berteriak,
“Aowwww… sa… sa… sakit sekali Paaaaa…. Hu… huhu… huhuhu…”, teriak kesakitan saya .


Dan teriakan aku sangat kuat pada saat itu, karena aku merasakan sangat sakit dan saya tidak peduli dengan orang sekitar mendengar atau tidak teriakan saya....Dan Papa mulai menggenjot liang senggsama saya. Dan lama kelamaan saya merasakan sakit lagi da untuk sakit kali ini saya merasakan kenikmatan yang tiada taranya dan aku juga merasakan penis Ayah sudah memenuhi seluruh rongga rahim aku.
Dan pada saat itu saya pun mengikuti ritme goyangan Papaa dengan cara mulai menggoyangkan pantat kekanan dan juga kekiri.
“ Ssss… Aghhhhh… Enak sekali Paaaa, Ouhhhh… Yeahhh… ”, desahku.


“ Ssss… Aghhhh… Iya Sayang, terus goyangin pantat kamu Sayang… Oughhhh… ”, ucap Papa sembari terus menyodok Liang senggama saya .
Sementara itu mulut ayah sembri terus mengemut puting susuku, dan sesekali aku meraskan bahwa Papa menjambak rambutku dengan halussss dengan lembuttt. Dan itu semua membuat aku semakin panas dan seperti sedang terbakar. Dn hal itu membuat aku lupa bahwa aku sedang bercinta dengan Papa kandung aku sendiri.
Paaaa Sandi mau diatas donkkk,,, boleh ya
Iya boleh koq sayanggg....Papa nurut aja dech sama kamu........ Jawab Papa sambil menghentikan dan  berbaring disamping aku.

Saya -pun mulai menaiki tubuh Papa aku  yang sudah basah oleh keringat kami berdua. Dan saya mulai mengarahkan penis  Papa ke liang senggama saya ,
“ Zlebbbbbbbb… ouhhhh… Sssss… Aghhhhhhh… ”, desah aku.
Pada akhirnya seluruh Penis Papa terbenam ke dalam liang senggama yang masih rapat itu. Lama-kelamaan aku sudah tidak merasakan sakit lagi, tidak seperti tadi ketika pertama kali Papa  tadi menusukkan Penisnya dalam Liang senggama aku. Lalu aku pun mulai naik turun dan bergoyang ke kiri dan ke kanan, sembari kedua payudara saya diremas oleh Papa.

Saat itu aksi goangan maut aku pun semakin tidak beraturan dan bibirku meracau hebat. Sampai pada akhirnya ada sesuatu yang mendesak ingin keluar dari dalam liang senggama aku,

“ Paaa, Aghhhhhh… Sandi udah nggak kuat lagi nih… Ouhhhh… Yeahhh… ”, ucap aku  mulai tidak tahan.

Sambung aku  lagi,

“ Sandi udah basah banget ni Paaa, Ouhhhh… Sandii  mau keluar nih… Ssss… Aghhhhh ”, ucap aku  mulai tidak tahan lagi.


Ketika itu Papa semakin gencar saja menghujam Liang senggama aku  dengan Penisnya. Permainan Sex kami semakin cepat dan makin cepat lagi,

“ Tahan dulu Sayang, kita keluaran sama-sama ya Sayang… sebentar lagi Papa juga mau keluar nih… Ssss… Ouhhhh… !!! ”, Pinta Papa

Saat itu aku  tidak menjawab Papa, namun aku  hanya menggangguk pertanda aku mengiyakan permintaan Papa tercinta aku ,

“ Aghhhhh… Aghhhhh… Ouhhhh… yeahhh… ”, desah aku .

“ Ayoo Sayang, Papa mau keluar nih, Ouhhhhh…”, ucap papa menuju puncaknya.

Dan tak lama kemudian,

“ Crottt… Crottt… Crottt… Crottt… ”.

“ Sandi  juga mau keluar nih Paaaa… Ssss… Aghhhhh… ”, ucap menuju klimaks aku.

Tidak lama setelah itu aku  -pun mendapatkan Klimaksku dengan nikmatnya,

“ Syurrr… Syurrr… Syurrr…… Ouhhhhhhhh… Yeahhhhhh… ”.

Papa langsung membalikkan badan aku dan menekan penisnya sambila mendekap badan aku sekuat tenaganya yang dia punya, dann begitu juga dengan aku juag membalas memeluk tubuh papa....
Dan itu membuat aku melayang diawang-awang dan tidak terasa sduah 35 menit berlalu dan saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 5 pagi dan kami merasa kami sudah bertempur dengan hebatnya sampai ranjangku basah oleh peluh kami berdua....
“ Makasih Paaa, tapi tadi Papa  udah jahat sama Sandi, masak sandi  tadi mau diperkosa Papa … ”, ucapku mengeluh.
“ Iya Sayang, Maafin Papa  yaaaa… ”, ucap maaf Papa.
"Iya Paa Sandi maafin tapi ada syaratnya ya Paaa kalau Sandi mau apa aja dituruti ya paaaa..... uajar aku.

"Iya dech Papa janji apa yang Sandi akan papa belikan sayangg......"jawab Papa....
Terima kasih ya papa Sandi yang tersayanggg........ emuaachhh…”, sembari mengecup bibir papa....

Selasainya sedikit percakapan kami setelah berhubungan sex, Papa kemudian mengecup kening dan keluar dari kamar akuuuuu.... Setalah itu saya menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh dengan siraman air hangat yang membuat saya sangat relaxs.
Semenjak kejadian itu aku dan ayah sering mengulangi perbuatan ini kapan aja yang kami mau dan yang lebih parahnya dimana aja asal ada kesmpatan.

Terkadang kami melakukan di hotel, rumah, mobil, bahkan bisa jadi kami melakukan di ruang kerja Papa ataupun di ruang kerja Aku . Kami-pun sampai saat ini masih tetap melakukan hubungan skandal sex, dan sampai hari ini, skandal sex sedarah ini tidak ada seorang-pun yang mengetahui perbuatan kami ini termasuk Mama.


Tapi aku merasa bahwa Mama  sudah tahu, tapi walaupu Mama  tahu, dia tidak mau ambil pusing dengan skandal sex sedarah kami. Entah sampai kapan aib ini akan kami jalani, semoga kami segera diberi kesadaran untuk berhenti melakuka skandal sex terlarang ini. Selesai.

Jumat, 14 Juli 2017

Istriku Bercinta Dengan Satpam Kantornya



Selamat datang kembali di Agen cabul.com. Banyak cerita sex yang menarik disini tentunya Dan juga menarik untuk disimak tentunya. Dan dapatkan selalu cerita menarik dan terbaru.

Aku mempunyai istri yang bernama Marni nampak  ragu saat menerima Ahmadd. Sebagai satpam dikantorku memang Ahmad kerap aku suruh aku keluar apabila ada hal yang biasanya terlupa tak terbawa ke kantor. Semula aku sama sekali tidak curiga. Perjalanan dari kantor ke rumah bolak-balik pada kondisi normal paling memakan waktu 2 jam. Atau pada saat jam macet paling selama 3 jam. Namun tidak jarang Ahmad menghabiskan waktu seharian untuk sekedar menggambil dokumen atau surat surat yang kuperlukan. Alasannya, Ibu mencari terlebih dahulu berkasnya pak didalam laci.

Padahal seingatku suratku berada didalam laciku yang berada diatas mejaku. Dan aku berpikir mungkin Ahmad menggambil kesempatan untuk berjalan jalan terlebih dahulu dan menggundur-ngundur waktu. Dan ada suatu masa aku menyuruh Ahmad kembali menggambil berkas dirumah kembali dan sebelumnya aku sudah meletakkan berkasnya dimeja aku. Dan berkas itu sangat penting karena untuk memenuhi permintaan relasi bisnisku. Dan pada saat itu aku terus berpesan kepada Ahmad agar cepat kembali kekantor dan jangan mampir kamana-mana lagi.

Dan setelah saya kasih kunci mobilnya dia langsung berangkat dan aku sduah berjanji pada relasi bisnisku untuk bertemu pada sekitar  pukul 3-4 sore. Sudah 1 jam dia berangkat dan relasiku sduah menelepon minta agar pertemuan makan siangnya diajukan jam 2 siang dan lebih awal dari jadwal yang sudah dijanjikan. Dan pada saat itu aku mulai panikkkk.
Dan akhirnya aku putuskan untuk menggambil sendiri surat tersebut.
Dengan mobilku juga aku pualng dan mendahului Ahmad. Dan ternayata kejadian inilah yang membuat aku juga mengetahui adanya hubungan yang tidak selayaknya antara Ahmad dan juga istriku.

Dan pada saat aku sampai didepan rumahku dan mulai parkir dan aku melihat sepatunya yang dia lepas berada depan dipintu. Sementara itu pintunya juga tertutup dan pada saat itu aku juga berpikir mungkin istriku sedang mencari surat yang diperlukan itu. Dan tiba tiba seolah aku mendapat firasat dan aku semakin penasaran kenapa pintunya mesti ditutup?  Langsung aku teringat oleh adik dan juga istriku yang cantik itu. Dan satpamku bisa dibilank memliki tubuh idaman setiap lelaki biasanya. Apa mungkin firasatku ini benar?
Dan akhirnya aku memutuskan untuk tidak berburuk sangka kepada istriku dan juga satpamku dan aku sedikit berputar dan hati hati melonggok dari jendela ruang kerjaku.
Dan aku melihat Ahmad tampak sedang duduk bengong sambil menunggu sesuatu. Dan selang 5 menit kemudian tampak istriku membawakan secangkir kopi dan wajah meraka cera dan kelihatan sangat akrab keduanya.

Kemudian setelah selesai tangan Ahmad langsung menyambar tangan istriku dan langsung bergerak menyambut pinggulnya. Dan disambut oleh istriku dengan duduk dipangkuannya. Bahkan aku melihat lebih dari itu lagi Istriku langsung berciuman dan berpanggut aku melihat mereka berua begitu menikmati paguntan yang mereka lakukan Istriku yang memutarkan wajahnya pada wajahmya pada  wajah Ahmad dibawahnya yang juga mengimbangi dengan memutar-mutar pula. Mereka sedang melepas lidah dan ludahnya untuk  saling menerima dan juga memberi. Dan aku juga sudah mendengar berkali kali suara kecupan bibir mereka pada saat bibir mereka lepas sesaat.

Kemudian nampak tangan istriku bergerak dan mulai melepas kancing kemeja Ahmad. Demikian dengan Ahmad melapas kancing blus Istriku. Dan kini tubuh Ahmad sduah terbuka setengah dan blus istriku sduah jatuh dilantai. Ahmad langsung nyungsap keketiak istri aku dan s=kusaksikan bagaimana istri aku menggeliat-geliat diatas pangkuan Ahmad dan menerima nikmatnya kecupan dan jilatan bibir dan lidah Ahmad. Mereka berpikir tidak ada orang lain dan tanpa ragu istriku mendesah dan merintih menahan derita nikmat yang sedang melandanya.

Tak lama kemudian isriku turun dari pangkuan Ahmad dan dia menyibak kemeja yang telah lepas kancingnya. Dia tenggelamkan wajahnya ke dada Ahmad yang nampak sangat macho dan otot-ototnya yang terawat bagus. Dan hal itu membuat Ahmad mendesah kemudian dia meraih dan mengelus kepala Istriku yang semakin liar dengan mengemut susu Ahmad.
Namun aku merasa ada yang aneh kenapa aku tidak menghentikan tindakan yang mereka lakukan didepan aku yang tidak selayanya ini? padahal sduah jelas istri aku sduah melakukan selingkuh dengan leleki lain didepan mataku. Dan Ahmad sudah merusak rumah tangga bosnya.
Dan pada saat itu aku terus menyaksikan ulah istri aku dan juga Ahmad jangan sampai terganggu.
Aku ingin melihat bagaimana nafsu istriku bercinta dengan lelaki lain.

Dan aku juga ingin melihat bagaimana Ahmad yang bukan suaminya memberidan menerima ritual nikmat untuk Istriku. Dan aku ingin melihat bagaimana sedotan bibir cantik Istri aku dan juga pada saat menerima jilatan dan sedotan bibir cantik istri aku. Dan yang paling penting aku ingin melihat saat saat dimana kontolnya Ahmad melepaskan spermanya pada kemaluan istriku. Pasti cakaran kuku istri aku akan membekas dan melukai daging dan kulitnya yang kekar tersebut.
Aku melihat ciuman istri aku merambah turun ke perut Ahmad dan dengan menengadah wajahnya terdengar desis dan lenguh nikmat Ahmad menerima perlakuan istri aku. Dan dia kembali mengelus dan mencabik lembut rambut istri aku dan limpahan nikmat syahwat yang tak tertahankan.
Dan tangannya terlihat sedikit menekan dan aku melihat Ahmad ingin istriku terus turun untuk menciumi bagian lebih bawah lagi.

Dan kelihatannya istriku tak asing dengan apa yang diinginkan Ahmad. Jari tangannya yang meraih celana Ahmad. Jari tangannya yang meraih celana Ahmad, menarik resletingnya dan merosotkannya lepas kebawah. Celana itu merosot hingga terlipat dibetisnya.
Dalam gairah dan pesona nafsubirahinya istriku kiny menghadapi selangkangan berkancut atau celana dalam berwarna biru tua dan kelihatan sangat panjang dan juga besar yang melintang dari kiri ke kanan. Bayangan itu membuat aku menggambarkan betapa kemaluan Ahmaddd memang luar biasa gedenya dan juga panjangnya luar biasa. Dan mungkin itu merupakan salah satu hal yang membuat istriku bergairah dengan Satpam aku sampai sebegitunya.


Terungkap sudah perselingkuhan antara istriku dan juga satpam kantorku. Istriku pun melanjutkan
jilatan dan juga kenyotannya yang turun ketepian celana dalam Ahmad tampak terlihat bulu-bulu yang mengawali wilayah yang paling manggairahkan istriku nampak terserak dibatas tepian celana dalam itu yang membuatnya terlihat sangat menggairahkan. Dan pada adegan itu nampak kerakusan seorang perempuan selingkuh dengan liarnya dengan lelaki yang bukan suaminya.
Dan dengan gigitan istriku melepas celana dalam Ahmad dari selangkangannya, dia terus menggigit sementara Ahmad tarikan gbibir istriku. Dan diangkatnya kakinya kanan kemudian kiri hingga celana dalamnya bisa terlepas benar.
Dan aku melihat bagaimana istriku menikmatinya dan sebelum dibuang kelantai celana dalam itu diciumi terlebih dahulu dengan penuh gairah yang ada. Dan bahkan seakan dibekapnya dihidung sambil menarik nafas yang panjang.

Dan begitu terbebas dari kekangan celana dalam Ahmad dan sduah terlihat jelas penisnya yang langsung mencuat gagah. Dan bonggol kepalanya berkilat kilat menahan tekanan darah yang memenuhinya. Dan lubang kencingnya nampak mekar dan juga menantang, batang penisnya segede pentungan Satpam Ahmad yang tak pernah ketinggalan.  Dan dengan tidak sabar tangan istriku langsung meraih dann menggenggamnya. Birahi menyaksikan penuh pesona penis Ahmad ditangan itu. Wajahnya mendekat dengan hidungnya terlebih dahulu yang mengendusi.

Ahmad langsung meraih tangan dan rambut istriku....
Ayoo buuu isapp ya bukk dan jug ajilati ya bukkkk,, "uchhhhhhh ucap Ahmad sambil menyambut bibir manis istriku.
Namun itu belum dilakukan Istriku . Dia mulai dengan mencium kemudian mengangkat pepetkan ke perut Ahmad. Lidah dan bibirnya menjuilati dan mencium batangan berurat akar itu. Kepala istriku  nampak menggoyang untuk menangkap sudut-sudut tepat pada bantangan itu. Kemudian jilatannya melata hingga bijih pelir. Mulutnya mencakup biji itu dan mengulum-ulumnya. Seperti orang meriang terdengar suara rintih Arman bergetar dan berkesinambungan.

Aku tak sanggup melihat dan meyaksikan hal tersebut dan aku juga membuka risleting celana aku dan aku mengeluarkan kemaluanku. Dan aku melakukan martubasi sendiri sambil menghayal terbang membumbung dalam nikmat elusan tangan sendiri. Dan pada saat itu aku membayangkan bagaimana sesaknya mulut istri aku yang sesak karena penis gede Ahmad. Dan kubayangkan saat istriku mengulum kontolnya dapn pedihhh kulit kepalaku saat Ahmad menjambaki rambut kepala istri aku.

Dan setelah puas mendapatkan jilatan serta kuluman akhirnya Ahmad meraih lengan istriku untuk kembali duduk memunggungi dalam pangkuannya. Dan istriku dengan cepat melepasi sendiri bagian bawahnya. Dan dalam pangkuan Ahmad dia membetulkan sarta mengepas posisinya hingga penis Ahmad dibawah bokongnya. Dan tangan istriku memegang erat batang penis itu dan menuntun agar tepat mendongkrak lubang kemaluannya yang masih terbungkus celana dalam.
Dan dengan menyibak sedikit tepian celana dalam itu akhirnya kemaluan yang berotot milik Ahmad itu berhasil menemukan lubang vaginanya istriku. Desah dan lenguh kedua orang yag asik masuk itu mengantarkan masuknya penis ke lubang  vagina mereka.
Ahmad cepat memindahkan tangannya memeluki tubuh telanjang istriku yang membelakanginya, Hidungnya kembali menyungsap dan juga mencium serta mengenyot ketiak dan juga payudara istriku. Dantangan istriku berusaha meraih kepala Ahmad. Sementara Ahmad dengan penuh kegatalannya menaik turunkan pantatnya menjemputi memek istriku.

Dan itulah puncak perselingkuhan Marni dengan Ahmad petugas Satpam kantorku. Genjotan yang terus nyambung dan bertubi mendekatkan saraf-saraf birahi mereka dan menggiring dera nafsunya menuju ejakulai Ahmad dan begitu juga dengan Marni yang mencapai orgasme juga dan mencapai ambangnya.
Dengan rintihan dan suaara desahan mereka akupun tergiring dengan pasti untuk segera melepaskan sperma aku dan aku mengayalkan bahwa spermaku keluar dari mulut istri aku dan juga meleleh keluar dari bibir vagina istriku. Dan akhirnya tanpa bisa ditahan Ahmad meremas buah dada istriku dengan kerasnya. Dan itu membuat istriku berteriak tertahan dilanda orgasmenya yang telah diambang.

Dan aku melihat nampak dari memek istriku keluar cairan putih kental terbawa keluar masuk batang penis Ahmad.
Dan aku meilhat sperma Ahmad seakan tak habisnya hingga melumuri lubang dan seluruh tepian lubang vagina istriku.
Dan tiba-tiba birahiku cepat bangkit lagi saat meliat sperma Ahmad dari vagina istrku dan betapa nikmatnya seandainya aku menjilati langsung sperma itu dari memek istriku. Dan dengan buru-buru dan tergetar aku bangkit menuju pintu dan aku menggedor-gedor pintunya...

Dikk Marniiiiii...Mas sduah pulang nieee...Dikk Marnii......."

Ahhh Masss koq sduah pulang Masss...... ituuu sii Ahmad baru saja balik cepat ke kantorrr, dan dia membuka pintu sekitar 3-5 menit aku menggedor pintunya. Dan aku tampak melihat Ahmad sedang mengepit bundel dokumen yang aku minta. Dengan cepat mereka berdua tampak sudah berpakaian lengkappp. Disamping itu aku melihat ada ketegangan dan juga rambut Ahmad yang tampak belum disisir dan juga pakaian Marni yang sedikit berantakan. Namun aku tidak memperlihatkan kecurigaan itu didepan mereka.
Iya Mad. Lekas kamu balik kekantor saat ini. Dan suratnya cepat serahkan ke sekretaris dan bilang bahwa anak buahnya pak Jono akan menggambil siang ini. Nanti aku nyusul,dan nada bicaraku kali ini langsung menghilangkan ketegangan mereka. Dan begitu Ahmad kembali ke kantor aku langsung menggelandang Mirna ke ranjang pangantin kami. Dan aku langsung tubruk dan menciumi istriku yang sangat aku cintai ini.
Dan mungkin Mirna heran akan ulahku, Tak biasanya pulang dari kantor langsung merangsek begini padanya.

Dan aku membuak pakaiannya dengan setengah paksa dan langsung menenggelamkan mukaku kebuah dada dan ketiaknya. Kemudian aku menjilatinya dan juga menciuminya. Dan bau ludah Ahmad masih ada ditubuh Mirna yang membuat aku semakin terangsang.
Dan setelah melepas rok Mirna tangan kananku langsung meraba kemaluannya dan aku menagkap banyak lengketan yang sangat banyak pada bibir dan lubang vaginanya itu.
"Ahhhh Dikkk Mirna koq cepat sekali naik birahinya ya....Lihat nihhhhhh sudah becek banget.........
Mirna langsung mengangguk -angguk setuju akan omonganku.

Dan aku sdauh tidak tahan lagi ciuman dibagian ketiak langsung merambat dan meluncur turun dan langsung melabuh kewilayah selangkangannya. Dan tanpa ragu aku menjulurkan lidahku dan menjilati serta menyedoti selangkangannya.

Dan akhirnya kudapatkan dan aku tergetar betapa menggelembung dan juga ranum memek istri aku. Dan bibir vagina istri aku masih belepotan oleh sperma Ahmad. Nampak gumpalan besar melelah dari vagina Mirna. Sungguh sangat menggairahkan hasrat syahwatku pada saat aku mengenduskan hidung, menjulurkan liahku dan mendekat.
Aku mulai meyedot dan menjilati sperma Ahmad itu. Kurasakan begitu kental dan legitnya sperma Satpam yang terasa asin dan juga sedikit pahit itu.

Dan pada kesempatan itu aku juga berhasil meraih orgasme dan ejakulasi dengan menjilati cairan kental sperma Ahmad diseputar memek Mirna. Aku merapatkan serta menggoyangkan pompa menggesek-gesekkan kemaluan pada betisnya dan akhirnya sdauh tidak terbendung pula air maniku muncrat membasahi kasur dan betis yang sangat seksi ini. Dan aku langsung lunglai....

Aku tak sempat untuk melakukan penetrasi lubang vagina istriku karena mesti cepat balik kekantor lagiii....Dan aku meninggalkan istriku tergolek lemas diranjang pengantin kami. Mungkin istriku berpikir entah apa yang ada dibenak istriku tentang ulahku itu.
Namun aku tidak memperdulikan apa yang ada dibenaknya saat ini.


Selasa, 11 Juli 2017

Bercinta Dengan Anak Ibu Kost yang Sangat Bohai



Selamat datang kembali di Agen cabul.com. Banyak cerita sex yang menarik disini tentunya Dan juga menarik untuk disimak tentunya. Dan dapatkan selalu cerita menarik dan terbaru.

Pada saat saya membuat cerita ini saya baru berumur 24 Tahun. Pada saat itu aku duduk ditingkat akhir suatu perguruan teknik di Yogya.  Wajahku tidak jelek dan tidak ganteng juga namun bisa dibilank wajahku ini manis.  Aku memiliki tubuh yang tegap dan juga bisa dibilank lumayan kekar karena aku sering olahraga bahkan seminggu sekali jadwal aku untuk olahraga. Namun hanya 1 kekurangan aku bahwa aku tidak punya mobil.
Jika aku ada mobil pasti banyak cewek yang suka sama aku.

Tapi walaupun begitu saat ini aku sudah punya kekasih kok dan kami menjalaninya dengan cukup serius. Dan kami juga sudah berniat untuk menikah nantinya. Kami sama sama kost dan jarak antara kost aku dan juga kost dia hanya berjarak 800 m saja. Aku sudah mempunyai kunci kamar kosnya. Walaupun begitu kami masih pacaran sesuai dengan aturan agama koq  bukan tanpa batasnya.
Dalam masalah pacaran kami sudah tau dan pernah rasakan sii gimana yang namanya saling berciuman,bergumulan dan juga yang namanya remas remasan.
Tapi kami melakukannya dengan masih menggunakan pakaian lagi.

Kekasihku merupakan salah satu wanita yang paling menjaga banget keperawanannya dan dia berkata dia akan manjaga keperawannanya sampai nantinya kami menikah. Dan pada saat kami bergumul dan juga berciuman kadang sampai aku mencapai puncak dan kemudian "muntah" keluar juga.
Sebelumnya aku juga belum pernah pacaran dam juga belum merasakan bagaimana rasanya memek perempuan.
Pacarku merupakan anak bontot dikeluarganya dan merupakan penakut dan kadang minta ditemani sampai jam 12 malam. Dari aku pulang kuliah sore dan pulang kekost kemudian langsung berangkat ke kost dia kembali dan menemani dia sampai nantinya dia tertidur.
Dan biasanya jika tidak bergumul aku melakukan tugasku dan belajar.
Dan kostnya hanya bersekat dengan triplex yang menjadi ruang tamu dan hanya tertutup dengan kain gorden saja.

Ibu kostnya kekasihku juga mempunyai anak perempuan yang cantik dan juga manis manis. Dan aku mendapat gosip bahwa anak pertama ibu kost sudah menikah dan sebelumnya sdauh hamil duluan. Dan kabarnya anaknya yang kedua juga sama namun untuk anak keduanya samapai saat ini masih belum menikah karena lelakinya tidak mau bertanggung jawab. Jadi untuk anaknya diguggurkan saat itu. Dan anak keduanya termasuk wanita yang terkenal dengan gonta ganti pasangan di kampus. Dan pacarnya tidak hanya ada 1 saja.

Dan jika aku bermain dikost pacar aku dia sering menggodaku dan ajak aku majeng, Nama anak ibu kost kekasihku yaitu Juliana. Juliana memang terkenal dengan tubuh yang seksi dan juga Bohai dikampus. Tingginya 155 cm, kulitnya berwarna kuning langsat dan kelihatan sangat licin. Pinganggnya ramping dan memiliki dada yang padat dan juga dada yang membusung. Yang membaut aku sempat tergoda yaitu dia  memiliki pinggul yang sduah sedikit berbentuk dan kelihatan indah. Matanya bagus dan memiliki hidung yang munggil serta sedikit mancung dan juga tentunya bibir yang sensual.
Dan jika dia memakai Lipstik maka bibirnya yang sensual itu sangat seksi dan membuat aku sangat ingin untuk menciumnya.

Karena rambutnya yang lebat maka dia memotong rambutnya potongan BOB dengan warna hitam pekat. Dan seperti biasanya sore itu aku pergi ke kost pacar aku dan begitu sampai didepan kost aku tampak Juliana yang sedang duduk diteras rumah dengan dua adiknya. Dan seperti biasanya Juliana memakai pakaian rok sepan dan juga kaos yang ketat tanpa lengan.
"Mas Dik ngapel mbak Rina ya? Wahhhhhh...... mau ngpain thu Massss.........
Dan Mbak Rinanya sedang agak ada dikost nie Mas sepertinya pergi tadi dengan temannya dan mau ngerjain tugas katanya.

Hahhh.... Masa sii?
Sudah lah Mas mendingan ngapelin Juli aja hari ini Massss, dengan nada yang sedikit menggoda.
Wanita ini benar benar menggoda dalam hatiku berpikir. Dan perkataannya snagt menggoda hasratku saat ini. Beneran nie ya.... Jika benran aku gak nolak loh nie. Heheheheheheheheh.....
Mbak Juli bisa aja dechhhhh....... Tanggapan aku sok berwibawa.

Juli memiliki pacar yang nama nya Firman. Dan selama masa pacaran mereka sii Firman seperti sedang ngapeli anak SMA saja dan seperti sedang minum obat saja. Karena cara ngapelnya sampai 1 kali 3 kali dan jika sudah plang kuliah baru selesai dah ngapelnya.
Kan lebih hebat cara aku pacarannya dan ngapelnya kan dan kalau aku selama ngapel hanya cukup dengan mengobrol dan juga belajar bersama.

Iya Massss dan selama 3 bulan ini Juli jadi single lagi nie Masss karena Firman ada ada praktek lapangan di Riau Mass. Mass Dika carikan donk teman Mas untuk Dika... Biar Juli tdak kesepian Massss. tapi carikan yang keren ya Mass yang seperti Mass Dika atuh.
Wahhh sduah gak waras nie cewek playgirl.
Dan menurut aku Juli bukan merupakan gadis yang hanya sekedar dengan bercanda saja namun dia termasuk tipe cewek yang suka nyerempet hal yang berbahaya.

Jangan Ahhhh ntar Kak Firmannya marah loh...
Kan kak Firmannya tidak tahu Masss.
Sepertinya wanita seperti Juli enak ini untuk ditiduri nie dan kekenyalan tubuhnya enak untuk dinikmati.
Kemudian aku mengeluarkan kunci untuk membuka kamar pacarku dan diatas meja ada pesan berupa memo dari pacar aku yang berisi bahwa dia mengerjekan tugas dirumah temannya dan untuk malam ini tidak pulang. Dia juga berpesan bahwa ada makanan didalam kulkas.
Aku berpikir biarlah aku belajar disana sampai pukul 10 malam nantinya baru kembali lagi kerumah.
Dan aku  duduk disana sambil mendengarkan radio kemudian  aku berjalan kearah kulkas untuk menggambil makanan ringan.

Baru mau berjalan terdengar suara ketukan pintu dari luar... Tokkk.tokk.tok.tok.tokkk dan aku berjalan untuk membuka pintu kamar dan yang sedang berdiri diluar sana yaitu Juli dan seperti biasanya aku hanya menyingkap kain gorden juga. Mbak Yana sudah pulang Masss.......
Belum nihhh Jull, hari ini dia tidak pulang sepertinya dia tidur dirumah temannya karena banyak tugas katanya.
Aku kesini hanya untuk meminjam kalkulator untuk membuat PR Mass.
Nahhhh ini pakai kalkulator aku saja tapi cepat dikembalikan ya,
Oke Mas Juli janji dechhh kata Juli dengan nada genit dan bibirnya tersenyum manis serta aliran matanya yang menggoda dan juga sangat menggemaskan.

Aku kemudian memberikan dia kalkulator yang ingin dia pinjam dan tidak sampai 20 menit kemudian terdengar suara ketukan puntu kembali Tok.tok.tok.tok, saat aku sedang asiknya dengan pelajaranku. Dan begitu dia balik terlihat kembali wajah yang menddoda diriku kembali  dengan tatapan genit. Dan kali ini dia sudah mengganti bajunya menjadi pakaian yang hany menutup dada setengah saja dan tali yang dikat dipundaknya.
Dan dengan baju tersebut terlihat bagian dadanya yang membusung dengan gagahnya. Dan bibirnya yang seksi dengan dipolesi lipstik pink.

Dan pemandangan ini membuat kontol aku bangkit berdiri kembali.
Nihh Mas kalkulatornya dengan ucapan yang manja yang membuyarkan keterpanaan aku.
Sudah selesai nie Mbak jul kalkulatornya.
Boleh gak Juli minta diajari sama mas Dika belajar Matematika nih.

Dan sebelum aku persilahkan untuk masuk Juli sudah nyelenong untuk masuk. Aku duduk dihadapannya dan pintu kamarnya tertutup sendiri dengan perlahan. Kemudian Juli mencari halaman buku yang hendak ditanyakannya kepadaku saat itu.
Sambil menunggu dia menemukan mataku sambil mencari kesempatan untuk meilhat dadanya. Ya Ampunn Juli ternyata dia tidak menggunakan BH daan dalam posisi yang menunduk dan kedua gunungnya oayudaranya kelihatan sangat jelas.

Sambil menunggu Juli mencari pelajaran yang akan ditanyakannya aku juga sambil mencari celah untuk bercerita. Dirumah kok sepi? kemana emanknya semuanya Mbakkk sambil menlean ludah. Dan kontolku kembali menggeras. Sialan dalam hatiku berkata.
Mama dan adik2 sudah tidur semuanya dan waktu itu hasratku sudah sangat ingin untuk menyetubuhi Juli karena suasana malam itu sangat sepi.

Tak berselang 10 menit Juli sduah berpindah tempat duduk dan duduk disebelah aku dan bertanya Massss Dikk ini benar gak ya Mass?
Pada saat dipertengah jalanan ada kekeliruan cara menghitung Juli yaitu diantara menahan nafsu birahinya. dan aku menggambil pensil kemudian kembali menjelaskan kepadanya. Tiba tiba Juli lebih mendekat kearahku dan akibatnya payudaranya menekan dilengan tangan kananku. Terasa sanhat hangat dan juga lunak dan dengan sedkit sengaja aku juga untuk menekan kembali payudaranya.

Ihhh Mas Dikk tangannya nakal banget dechh sambil langsung berjaga jarak dengan tempat duduk yang sedang aku duduk saat itu.
Sambil merenggut manja.
Aku berpikir mengapa juga aku tidak berani karena dia sudah berani datang kesini malam malam juga. Dan dia datang dengan sengaja memakai pakaian yang memamerkan atasannya. Dan artinya dia sudah mempersilahkan diriku untuk menikmati manisnya tubuhnya.
Dan aku berpura pura berdiri dibelakangnya kemudian menempelkan kontolku ke punggungnya yang lebut tanpa 1 goresan pun.

Ihhh Mas Dika jangan gitu donk Mass.
Juli cemberut dan aku berkata udah udah dech aku kan hanya mengawasi pekerjaan Mbak Juli saja.
Dan kali ini aku semakin berani dan kontolku kutekankan kepunggungnya yang kemyal itu kembali. Dan kemudian merasa tidak tahan lagi aku langsung kuranggkul dan badannya langsung aku rebahkan diatas karpet. Bibirnya aku lumat dan juga punggungnya aku remas remas nikmat. Dan dia tidak menolak namun malah menikmati apa yang aku lakukan bahkan dia mengadakan perlawanan dan mengimbangi kuluman yang aku lakukan dengan diselingi permainan lidahnya.  Bahkan dia mengalahkan kemahiranku.

Ciumanku berpindah ke bagian lehernya yang jenjang, bau harum yang terpancar dari kultnya yang halus dan juga lembut. Tidak terlihat dari cara Juli berciuman dengan aku bahwa dia seorang mahasiswa karena kemahiranya mengalahkan apa yang dilakukannya. Kemudian tanganky berpindah ke buah dada dan buah dadanya yang tidak dilindungi dengan bra tersebut terasa sangat kenyal dalam remasan yang aku lakukan.

Masss Dik buka saja donk bajunya Masss, rintihnya... Dan tanpa menunggu persetujuan dari aku Juli langsung membuka ikat pingang celana aku. Dan dengan sigap aku tidak mau mengalahkannya dan aku langsung juga mmebuka baju bagian atasannya dan kutarik baju atasanya kulepas dan kubebaskan dari tubuhnya. Tanpa penutup sehelai benang pun bagian atasnya terlihat sangat indah. Dengan ditimpa dengan sinar lampu neon buah dadanya yang indah terlihat mulus dan juga licin. Putingnya berdiri sangat tegak diujung gumpalan payudaranya yang berwarna pink kecoklatan.

Karena bagian bawah aku sduah dilepas ika dengan segera aku langsung melepas kemeja aku dengan segera namun celana dalamku masih ada ditubuhku. Namun Juli masih tertutup oleh rok sepannya itu. Dan pinggulnya yang indah itu kini terbungkus celana dalam yang minim dan tipis berwarna merah. Dan celana dalamnya dapat menyembunyikan rambut halus disekitar vaginanya.

Kemudian Juli memandangi bagain dada aku yang bidang dan kemudian memandang kearah kontol aku yang sudah menegang dan panjang. Dan pandangan matanya memancarkan nafsu yang sudah menggelegak. Dan secara perlahan aku mendekatkan badan aku dengan dirinya yang sduah terbaring pasrah dan aku menggulang kembali  secara lembut dan akli ini lebih halus lagi  dan Juli mengimbanginya kembali. Dan kali ini payudaranya menekan ke dada aku yang bidang. Dan keduanya saling meremas punggung dengan nafsu yang memburu.

Kemudian ciuman aku berpindah kebagian lehernya yang mulus dan kemudian aku menggeluti tubuhnya.. Juli merintih puasin Juli Massss..... Bisik Juli dengan sedikit terbata-bata.
Kini wajahku hanya bergerak kearah payudaranya yang menggembung padat. Bau harumnya terpancar dari pori porinya. Aku juga menghirup kuat kuat lembah diantara kedua bukit payudaranya itu. Dan wajahku kugesekkan dikedua bukit payudaranya  secara bergantian dan hidungku terus menghirup keharuman yang terpancar dari kulit payudaranya.

Dan puncak bukit payudaranya yang sebelah kanan aku lahap dan yang sebelah kiriny aku remas dan kusedot dengan kuat sehingga daging yang masuk kedalanm mulutku menjadi sebesar besarnya.
Ngiluuuu ahhh Maassss..... Rintih Juli.
Dan rintihan itu semakin membuat aku bangkit dan terkadang aku menekan nekan puting payudaranya yang sebelah kiri dan tangan aku.
Argghhh Massss geliii...gelii massss. Hanya itu kata kata yang berulang keluar dari mulutnya yang merangsang.
Aku tidak puas dengan payudaranya dan kini aku meneruskan permainan lidahnya kearah perutnya juli yang rata dan berkulit amat mulus. Mulutku berhenti didaerah pusarnya dan mulai berkonsentrasi mengecupi bagian pusarnya. Dan kedua tangan aku menyusup kebelakang dan meremas remas pantatnya yang lebar dan menggembung padat. Dan kedua tangan aku menyelinap kedalam celananya yang melindungi pantatnya. Dan perlahan rok sepan dan juga celana dalam yang ada dibagian tubuh bawahnya aku pelorotkan kebawah.  Dan dia mmeberi respon dengan cara mengangkat pantatnya untuk membantu aku melepaskan celana dalamnya.

Kini terliaht lah sudah semua apa yang ada dibagian tubuhnya. Jembut Ika sungguh lebat dan subur sekali. Sambil kembali menciumi kulit perut di sekitar pusarnya, tanganku mengelus-elus pahanya yang berkulit licin dan mulus. Dan sampailah jari jari tangaku ditepi kanan bibir luar pepeknya. Tanganku pun mengelus-elus memeknya dengan dua jariku bergerak dan bawah ke atas. Dan Juli menikmatinya dengan maencari sesuatu yang baru agar lebih nikmat yaitu dengan cara meremas payudaranya sendiri.

Perlahan kusibak bibir memek Ika dengan ibu jari dan telunjukku mengarah ke atas sampai kelentitnya menongol keluar. Dan tangan aku kembali pegang payudaranya dengan jilatan pendek dan terputus putus dan sambil memainkan puting payudaranya. “Au Mas Bob.. shhhhh.. betul.. betul di situ mas Dika.
Dia mendesah dengan dibarengi matanya sampai terpejam. Bulu alisnya yang tebal dan indah bergerak ke atas-bawah mengimbangi gerakan merem-meleknya mata.

Aku meneruskannya dengan permainan lidah dan juga jilatan panjang dan lubang anus sampai kekelentitnya. Karena gerakan ujung hidungku pun secara berkala sampai menyentuh pepek Juli.
Tak sampai 5 menit kemudian ada keluar cairan dari vaginanya mulai basah dan ada juga sampai mencapai lubang anusnya. Juli menggerang dengan kerasnya dan aku segera fokus pada jilatan jilatan lidah serta tusukan ujung vaginanya. Dan semakin lama ujung vaginanya semakin basah.

Aku memasukkan jari aku kelubang memeknya, dan jari yang sudah masuk aku bengkokkan ke arah atas dengan tekanan yang cukup terasa dan akhirnya berhasil juga. “Auwww.. mas Bob..!” jerit Ika sambil menyentakkan pantat ke atas. Dan itu membuat jari yang sudah ad didalam kembali terlepas. Perut bawahnya yang ditumbuhi bulu-bulu jembut hitam yang lebat itu pun menghantam ke wajahku. Aku mencium ada bau harum dan ada bau khas cairan vagina yang merasuk ke sel sel syaraf penciumanku.

Dan aku kembali memasukkan dua jariku kedalam vaginanya dan Juli melakukan gerakan yang sama. Dan kali ini kami sama sama mengimbangi gerakan yang kami lakukan satu sama lain. Kelentit itu tampak semakin menonjol sehingga gampang bagiku untuk menjilat dan mengisapnya. Karena nafsu birahiku sudah tidak tertahankan maka aku  langsung menghisap dengan lidahku secara perlahan dan Juli semakin keras merintih rintih bagaikan orang yang sedang mengalami sakit demam saja. Dan pinggulnya terus bergerak ke kenan dan juga ke kiri.

Masss...Masss..Massssss hanya kata itu yang dapat diucapkan Juli akibat menahan nikmat yang dirasakannya. Permainan jari dan lidahku semakin bertambah ganas dan membuat Juli semakin mengerang-erang dan menggeliat dan meremas apa saja yang dapat diremas. Bahkan dia meremas rambut yang ada dikepalaku. dan sampai meremas payudaranya sendiri.

Masssss Dika Juli sudah tidak tahan lagi nihh Massss....... Langsung donk Mas masukkan donk Mas kontolnya dilubang pepek aku. Erang Juli sambil menahan nafsu yang sudah menguasai segenap tubuhnya. Dan aku tidak perduli apa yang dirasakannya, aku terus mempermainkan Juli terlebih dulu kemudian aku ingin membuatnya mencapai puncak orgasme dan sementara aku belum apa apanya dan masih segar bugar.
Kocokan dua jari tangan aku didalam pepeknya semakin aku percepat. dan gerakan tangan aku kupercepat didalam memeknya ketas dan juga kebawah dan sampai terasa ujung jari aku menghentak dinding atasnya secara perlahan. Dan ibu jariku menghentak dinding atasnya secara perlahan sampai aku mendengar suara crkkkk-crkkkk-crrrkkkk-crkkkkk-crkkkkkk akibat pepeknya basah maka menimbulkan suara.
Dan dari mulut Juli sendiri terdengar pekikan kecil yang terputus putus. “Ah-ah-ah-ah-ah..”
Sementara itu aku semakin memperdahsyat kocokan jari jari dimemeknya sambil memnadangi wajahnya yang cantik dan juga aduhai. Keningnya berkerut menahan rasa nikmat.

Crrrk! Crrrk! Crrek! Crek! Crek! Crok! Crok! terdengar suara yang keluar dan kocokan jariku dipepeknya semakin keras dan aku mempertahankan kocokan tersebut.  Dan sudah 3 menit Juli mampu mengeluarkan jeritan yang mebangkitkan nafsu dan aku melihat payudaranya semakin kencang dan juga tegang. Dan sampai akhirnya tubuh Juli mengejang hebat. Bibirnya yang sensual itu keluar jeritan hebat... Mass..... Dikkkkkkkk.... Dua jariku tertanam didalam vagina dengan keluar masuknya jariku didalam vaginanya. dan celah antara tanganku dengan bibir pepeknya.
Prut! Prut! Pruttt! Semprotan cairan tersebut sampai mencapai pergelangan tanganku.

Beberapa detik kemudian Juli sduah terkulai lemas diatas karpet, dan matanya terpejam sangat rapat dan sepertinya dia baru saja mengalami orgasme yang begitu hebat. Kocokan jari tanganku di vaginanya pun kuhentikan. Kubiarkan jari tertanam dalam vaginanya sampai jepitan dinding vaginanya terasa lemah. Setelah lemah. jari tangan kucabut dan memeknya. Cairan vagina yang terkumpul di telapak tanganku pun kubersihkan dengan kertas tissue. Ketegangan kontholku belum juga mau berkurang.  Apalagi melihat tubuh Juli telanjang. seolah menantang diriku untuk membuktikan kejantananku pada tubuh mulusnya.

Tanganku meremas-remas payudara dan mempermainkan putingnya. Tubuhnya kembali menggelinjang-gelinjang karena menahan rasa geli dan ngilu di payudaranya. Setelah puas melumat-lumat bibir. wajahku pun menyusuri leher Juli yang jenjang. Wajahku kemudian menggeluti belahan payudaranya yang berkulit lembut dan halus, sementara kedua tanganku meremas-remas kedua belah payudaranya. Segala kelembutan dan keharuman belahan dada itu kukecupi dengan bibirku. Segala keharuman yang terpancar dan belahan payudara itu kuhirup kuat-kuat dengan hidungku, seolah tidak rela apabila ada keharuman yang terlewatkan sedikitpun.

Kugesek-gesekkan memutar wajahku di belahan payudara itu. Kemudian bibirku bergerak ke atas bukit payudara sebelah kiri. Kuciumi bukit payudara yang membusung dengan gagahnya itu. Dan kumasukkan puting payudara di atasnya ke dalam mulutku. Kini aku menyedot-sedot puting payudara kirinya.

“Ah.. ah.. mas Dikk .. geli.. geli ..,” mulut indah Ika mendesis-desis sambil menggeliatkan tubuh ke kiri-kanan. Aku memperkuat sedotanku. Sementara tanganku meremas-remas payudara kanan  Kadang remasan kuperkuat dan kuperkecil menuju puncak bukitnya, dan kuakhiri dengan tekanan-tekanan kecil jari telunjuk dan ibu jariku pada putingnya.
Mas Dikk .. hhh.. geli.. geli.. enak.. enak.. ngilu.. ngilu..” Aku semakin gemas Bukit payudara kadang kusedot besarnya-besarnya dengan tenaga isap sekuat-kuatnya, kadang yang kusedot hanya putingnya dan kucepit dengan gigi atas dan lidah. Belahan lain kadang kuremas dengan daerah tangkap sebesar-besarnya dengan remasan sekuat-kuatnya, kadang hanya kupijit-pijit dan kupelintir-pelintir kecil puting yang mencuat gagah di puncaknya.


“Ah.. mas Bob.. terus mas Bob.. terus.. hzzz.. ngilu.. ngilu..”
Juli mendesis enak hingga tidak tertahankan. Matanya kadang terbeliak-beliak. Geliatan tubuhnya ke kanan-kini semakin memuncak dan semakin berfrekuensi.
Akhirnya Juli tidak kuat melayan kesenangan keduaku dan dengan gerakan yang cepat dia memerotkan celana dalamku higga turun ke paha. segera kulepas eelana dalamku. Jari ajri tangan Juli yang mulus dan juga lembut kemudian menangkap penisku yang sudah berdiri dengan gagahnya.
Gila sekali Massss... Besar sekali penis kamu Masss........
Sambil membiankan mulut, wajah, dan tanganku terus memainkan dan menggeluti kedua belah payudaranya, jan-jari lentik tangan kanannya meremasremas perlahan kontholku secara berirama, seolah berusaha mencari kehangatan dan kenikmatan di hatinya menahan kejantananku. Remasannya itu memperhebat vothase dan rasa nikmat pada batang kontholku.

Kemudian aku membopong tubuh Juli yang telanjang didalam kamar yang memiliki kasur. Dan ketika aku membopong Juli dia tidak mau melepaskan tangannya dari leherku dan bahkan tubuhnya menyentuh kasur tangannya langsung menarik wajahku mendekat wajahnya. bibirnya yang pink menekan itu melumat bibirku dengan ganasnya. Aku pun tidak mau mengalah. Kulumat bibirnya dengan penuh nafsu yang menggelora, sementara tanganku mendekap tubuhnya dengan kuatnya. 
Kupeluk punggungnya yang halus mulus kuremas-remas dengan gemasnya.

Aku menindih tubuh Juli dan penisku terjepit diantara pangkal pahanya yang mulus dan perut bawahku sendiri.  
Bahkan kehangatan kulit pahanya yang mengalir batang penisku yang tegang dan juga keras. Bibirku pun melepas bibir sensual  Juli dan kecupan bibirku pun turun. Kukecup dagu dia yang bagus dan juga lehernya yang jenjang.Kuciumi dan kugeluti leher indah itu dengan wajahku, sementara pantatku mulai bergerak aktif sehingga kontholku menekan dan menggesek-gesek paha Ika. Gesekan di kulit paha yang licin itu membuat batang kontholku bagai diplirit-plirit. Kepala kontholku merasa geli-geli enak oleh gesekan-gesekan paha Juli. 


Puas dengan lucuti leher indahnya wajahku turun kembali ke buah dada montoknya. Dengan gemas dan juga geramnya aku membenamkan kembali wajahku kebelahan dadanya. Sementara  kedua tangan aku meraup kedua belahan dadanya. Dan entah sudah yang keberapa kalinya ini terjadi. Dan belum puas dengan itu wajahku kemudian aku gesek gesekkan memutar sehingga kedua gunung payudaranya tertekan oleh wajahku secara bergantian. Sungguh sedap rasanya ketika hidungku menyentuh dan menghirup dalan dalam daging payudaranya yang besar dan kenyal itu.

Kemudian bibirku meraup puncak bukit payudara kiri Juli. Daerah payudara yang kecoklat-coklatan beserta putingnya yang pink kecoklat-coklatan itu pun masuk dalam mulutku. Kulahap ujung payudara dan putingnya itu dengan bernafsunya, tak ubahnya seperti bayi yang menetek susu setelah kelaparan selama seharian. Di dalam mulutku, puting itu kukulum-kulum dan kumainkan dengan lidahku. 

“Mas Dik .. geli.. geli ..,” kata Juli kegelian.
Aku tidak memperdulikannya aku terus menggulum puncak bukit payudaranya. Putingnya terasa dilidahku menjadi keras kemudian aku kembali melahap puncak bukti payudaranya sebesar besarnya. Dan apa yang masuk didalam mulutku kusedot sekuat kuatnya dan payudara sebelah kanannya kuremas dengan tanganku sekuat kuatnya. Dan hal tersebut kulakukan secara bergantian antara payudara kanan dan juga yang sebelah kiri. 
Sementara kontholku semakin menekan dan menggesek-gesek dengan beriramanya di kulit pahanya.
Dan hal itu semakin membuat dia menggelinjang hebat tiada taranya.


“Mas Dik.. mas Dik .. ngilu.. ngilu.. hihhh.. nakal sekali tangan dan mulutmu.. Auw! Sssh.. ngilu.. ngilu..,” rintih Juli.  Api nafsuku semakin berkobar-kobar. Semakin ganas aku mengisap-isap dan meremas-remas payudara montoknya karena mendengar rintihannya. Sementara kontholku berdenyut-denyut keenakan merasakan hangat dan licinnya paha Juli. Akhirnya aku tidak sabar lagi. Kulepaskan payudara montok Juli  dari gelutan mulut dan tanganku. Bibirku kini berpindah menciumi dagu dan lehernya, sementara tanganku membimbing kontholku untuk mencari liang memeknya. Kuputar-putarkan dahulu kepala kontholku di kelebatan jembut di sekitar bibir memek Juli.
Bulu-bulu jembut itu bagaikan menggelitiki kepala kontholku. Kepala kontholku pun kegelian. Geli tetapi enak.

“Mas Dik .. masukkan seluruhnya mas Dik .. masukkan seluruhnya.. Mas Dik  belum pernah merasakan memek wanita kan Mass. Jari-jari tangan Ika yang lentik meraih batang kontholku yang sudah amat tegang. Pahanya yang mulus itu dia buka agak lebar.
“Edan.. edan.. kontholmu besar dan keras sekali, mas Dikk .....katanya sambil mengarahkan kepala kontolku kelubang memeknya.
Sesaat kemudian kepala kontholku menyentuh bibir memeknya yang sudah basah.
Kemudian dengan perlahan-lahan dan sambil kugetarkan, konthol kutekankan masuk ke liang memek. Kini seluruh kepala kontholku pun terbenam di dalam memek. Daging hangat berlendir kini terasa mengulum kepala kontholku dengan enaknya.Aku menghentikan gerak masuk kontholku.

Masss Dikk terus masukkan Masssssss...Sssshhhhh...enak jangan berhenti sampai disitu saja........."Juli protes untuk tindakan yang dilakukannya. Namun aku tidak perduli dan aku membiarkan kontolku hanya masuk kememeknya yang hanya sebatas kepala saja. Sementara bibir dan hidungku dengan ganasnya menggeluti lehernya yang jenjang, lengan tangannya yang harum dan mulus, dari ketiaknya yang bersih dari bulu ketiak. Ika menggelinjang-gelinjang dengan tidak karuan..
“Sssh.. sssh.. enak.. enak.. geli.. geli, mas Dikk .....Geli.....geli.......geli terusssss masukkkk mass Dikkk.."

Bibirku mengulum kulit lengan tangannya dengan kuat-kuat. Sementara gerakan kukonsentrasikan pada pinggulku. Dan.. satu.. dua.. tiga! Kontholku kutusukkan sedalam-dalamnya ke dalam memek Juli dengan cepat dan juga kuat. Plak! Pangkal pahaku beradu dengan pangkal pahanya yang mulus yang sedang dalam posisi agak membuka dengan kerasnya.

“Auwww!” pekik Juli.
"Sakit Mas Dikkkkk...Nakal sekali kamu....nakal ahh kamuu...kaa Juli sambil tangannya meremas punggung dengan kerasnya.
Aku terus memompa memek Ika dengan kontholku perlahan-lahan. Payudara kenyalnya yang menempel di dadaku ikut terpilin-pilin oleh dadaku akibat gerakan memompa tadi.
Kontholku serasa diremas-remas dengan berirama oleh otot-otot memeknya sejalan dengan genjotanku tersebut. Terasa hangat dan enak sekali. Sementara setiap kali menusuk masuk kepala kontholku menyentuh suatu daging hangat di dalam memek Juli.

Kemudian aku mengambil kedua kakinya yang kuning langsat mulus dan mengangkatnya. Sambil menjaga agar kontholku tidak tercabut dari lobang memeknya, aku mengambil posisi agak jongkok.
Betis kanan Juli kutumpang diatas bahuku. dan sebelah kananua kutumpangkan diatas bahuku dan yang sebelah kiri kudekatkan dengan wajahku. Sambil terus menggocok memknya dengan perlahan dengan menggunakan kontolku. Betis indahnya yang ada disebelah kiri aku ciumi dan kukecup dengan gemasnya.

Begitu hal tersebut kulakukan beberapa kali secara bergantian, sambil mempertahankan rasa nikmat di kontholku dengan mempertahankan gerakan maju-mundur perlahannya di memek Juli.
Setelah puas dengan cara tersebut, aku meletakkan kedua betisnya di bahuku, sementara kedua telapak tanganku meraup kedua belah payudaranya. Masih dengan kocokan konthol perlahan di memeknya, tanganku meremas-remas payudara montok Juli.
Kadang kedua putingnya kugencet dan kupelintir-pelintir secara perlahan. Puting itu semakin mengeras, dan bukit payudara itu semakin terasa kenyal di telapak tanganku. Mata Juli sampai merem melek menahan rasa nikmat.

"Ahhh Masss Dikkk.....gelii....geli...geli.... Ngilu Masss Ngiluuu....Ssshhhhh...sshhhh...terus Masss Dikkkkkkkkkk. Gila Mas benran gede banget nie kontolmu. Enak etan rasane kontolmu Mass....
nanti jangan disemprotkan diluar Memekkkkkk mas Dikkkk. Nyemprotnya didalam saja ya Mas ya karena aku sedang tidak subur nie Massss.
Aku mulai mempercepat gerakan masuk-keluar kontholku di memek Juli.
"Ahhhhh-ahh-ahhh... benar Masss Dikkk benarrr.. yang cepat Massss terus Masss Dikkkkk terusssss....."
tenagaku menjadi berlipat ganda. Kutingkatkan kecepatan keluar-masuk kontholku di Juli. Terus dan terus. Seluruh bagian kontholku serasa diremas-remas dengan cepatnya oleh daging-daging hangat di dalam memek Juli. Mata Ika menjadi merem-melek dengan cepat dan indahnya. Begitu juga diriku, mataku pun merem-melek dan mendesis-desis karena merasa keenakan yang luar biasa di cerita seks panas.
“Sssh.. sssh.. Julii....enak sekali memekmuuu..enak sekali memekmuu......enak sekali....

Aku meningkatkan lagi kecepatan keluar-masuk kontholku pada memeknya. Kontholku terasa bagai diremas-remas dengan tidak karu-karuan. 

Aku mengayuh terus. Aku belum merasa mau keluar. Namun aku harus membuatnya keluar duluan. Biar perempuan Sunda yang molek satu ini tahu bahwa lelaki Jawa itu perkasa. Biar dia mengakui kejantanan orang Jawa yang bernama mas Dika.  Sementara kontholku merasakan daging-daging hangat di dalam memek Ika bagaikan berdenyut dengan hebatnya.

Telapak tangannya memegang kedua lengan tanganku seolah mencari pegangan di batang pohon karena takut jatuh ke bawah. “Mas Dikk .. ah-ah-ah-ah-ah.. Enak mas Dikkk, enak.. Ah-ah-ah-ah-ah.. Mau keluar mas Dikk .. mau keluar.. ah-ah-ah-ah-ah.. sekarang ke-ke-ke..” Tiba-tiba kurasakan kontholku dijepit oleh dinding memek Juli dengan sangat kuatnya. Di dalam memek, kontholku merasa disemprot oleh cairan yang keluar dari memek Juli  dengan cukup derasnya. Dan telapak tangan Juli  meremas lengan tanganku dengan sangat kuatnya. Mulut sensual Ika pun berteriak tanpa kendali:
“..keluarrr..!”

Mata Juli membeliak-beliak. Sekejap tubuh Juli  kurasakan mengejang. Aku pun menghentikan genjotanku. Kontholku yang tegang luar biasa kubiarkan diam tertanam dalam memek Juli. Kontholku merasa hangat luar biasa karena terkena semprotan cairan memek Juli . Kulihat mata Juli  kemudian memejam beberapa saat dalam menikmati puncak orgasmenya.

Setelah sekitar satu menit berlangsung, remasan tangannya pada lenganku perlahan-lahan mengendur. Kelopak matanya pun membuka, memandangi wajahku. Sementara jepitan dinding memeknya pada kontholku berangsur-angsur melemah. walaupun kontholku masih tegang dan keras.
Aku kembali menindih tubuh telanjang Juli dengan mempertahankan agar kontholku yang tertanam di dalam memeknya tidak tercabut.
“Mas Dikk.. kamu luar biasa.. kamu membawaku ke langit ke tujuh,” kata Juli  dengan mimik wajah penuh kepuasan. “pacar-pacarku yang dulu tidak pernah membuat aku ke puncak orgasme seperti ml.

“Mas Dikk  kamu seperti yang kubayangkan. Kamu jantan.. kamu perkasa.. dan kamu berhasil membawaku ke puncak orgasme. Luar biasa nikmatnya..” Aku bangga mendengar ucapan Juli. Dadaku serasa mengembang. Dan bagai anak kecil yang suka pujian, aku ingin menunjukkan bahwa aku lebih perkasa dari dugaannya.  Kebetulan aku saat ini baru setengah perjalanan pendakianku di saat Juli  sudah mencapai orgasmenya. Kontholku masih tegang di dalam memeknya.Kontholku masih besar dan keras, yang harus menyemprotkan pelurunya agar kepalaku tidak pusing di cerita dewasa lainya.
Aku kembali mendekap tubuh mulus Juli , yang di bawah sinar lampu kuning kulit tubuhnya tampak sangat mulus dan licin. Kontholku mulai bergerak keluar-masuk lagi di memek Juli, namun masih dengan gerakan perlahan. Dinding memek Juli  secara berargsur-angsur terasa mulai meremas-remas kontholku.

Aku kembali mendekap tubuh mulus Juli , yang di bawah sinar lampu kuning kulit tubuhnya tampak sangat mulus dan licin. Kontholku mulai bergerak keluar-masuk lagi di memek Juli, namun masih dengan gerakan perlahan. Dinding memek Juli  secara berargsur-angsur terasa mulai meremas-remas kontholku. Terasa hangat dan enak. Namun sekarang gerakan kontholku lebih lancar dibandingkan dengan tadi. Pasti karena adanya cairan orgasme yang disemprotkan oleh memek Juli  beberapa saat yang lalu.

“Ahhh.. mas Dikk .. kau langsung memulainya lagi.. Sekarang giliranmu.. semprotkan air manimu ke dinding-dinding memekku.. Sssh..,” Dikk  mulai mendesis-desis lagi.

Bibirku mulai memagut bibir merekah Juli  yang amat sensual itu dan melumat-lumatnya dengan gemasnya. Sementara tangan kiriku ikut menyangga berat badanku, tangan kananku meremas-remas payudara montok Juli  serta memijit-mijit putingnya, sesuai dengan mama gerak maju-mundur kontholku di memeknya.
“Sssh.. sssh.. sssh.. enak mas Dik , enak.. Terus.. teruss.. terusss..,” desis bibir Juli  di saat berhasil melepaskannya dari serbuan bibirku. Desisan itu bagaikan mengipasi gelora api birahiku.
“Mas Dikk.. ah.. mas Dikk.. ah.. mas Dikk.. hhb.. mas Dikk .. ahh..”


Kontholku semakin tegang. Kulepaskan tangan kananku dari payudaranya. Kedua tanganku kini dari ketiak Juli  menyusup ke bawah dan memeluk punggung mulusnya. Tangan Juli  pun memeluk punggungku dan mengusap-usapnya. Aku pun memulai serangan dahsyatku. Keluar-masuknya kontholku ke dalam memek Juli sekarang berlangsung dengan cepat dan berirama. Setiap kali masuk, konthol kuhunjamkan keras-keras agar menusuk memek Ika sedalam-dalamnya.

Dalam perjalanannya, batang kontholku bagai diremas dan dihentakkan kuat-kuat oleh dinding memek Juli. Sampai di langkah terdalam, mata Juli membeliak sambil bibirnya mengeluarkan seruan tertahan, “Ak..!” Sementara daging pangkal pahaku bagaikan menampar daging pangkal pahanya sampai berbunyi: plak! Di saat bergerak keluar memek, konthol kujaga agar kepalanya yang mengenakan helm tetap tertanam di lobang memek. Remasan dinding memek pada batang kontholku pada gerak keluar ini sedikit lebih lemah dibanding dengan gerak masuknya. Bibir memek yang mengulum batang kontholku pun sedikit ikut tertarik keluar, seolah tidak rela bila sampai ditinggal keluar oleh batang kontholku. Pada gerak keluar ini Bibir Juli  mendesah, “Hhh..”

Aku terus menggenjot memek Juli  dengan gerakan cepat dan menghentak-hentak. Remasan yang luar biasa kuat, hangat, dan enak sekali bekerja di kontholku. Tangan Juli  meremas punggungku kuat-kuat di saat kontholku kuhunjam masuk sejauh-jauhnya ke lobang memeknya. beradunya daging pangkal paha menimbulkan suara: Plak! Plak! Plak! Plak! Pergeseran antara kontholku dan memek Ika menimbulkan bunyi srottt-srrrt.. srottt-srrrt.. srottt-srrrtt.. Kedua nada tersebut diperdahsyat oleh pekikan-pekikan kecil yang merdu yang keluar dari bibir Juli :


“Ak! Uhh.. Ak! Hhh.. Ak! Hhh..”
Kontholku terasa empot-empotan luar biasa. Rasa hangat, geli, dan enak yang tiada tara membuatku tidak kuasa menahan pekikan-pekikan kecil:
“Jull .. Jul.. edan.. edan.. Enak sekali jul .. Memekmu enak sekali.. Memekmu hangat sekali.. edan.. jepitan memekmu enak sekali..”
“Mas Dik.. mas Dik .. terus mas Dik..” rintih Juli, “Enak mas Dik.. enaaak.. Ak! Ak! Ak! Hhh.. Ak! Hhh.. Ak! Hhh..”


Tiba-tiba rasa gatal menyelimuti segenap penjuru kontholku. Gatal yang enak sekali. Aku pun mengocokkan kontholku ke memeknya dengan semakin cepat dan kerasnya. Setiap masuk ke dalam, kontholku berusaha menusuk lebih dalam lagi dan lebih cepat lagi dibandingkan langkah masuk sebelumnya. Rasa gatal dan rasa enak yang luar biasa di konthol pun semakin menghebat.

Jul.. aku.. aku..” Karena menahan rasa nikmat dan gatal yang luar biasa aku tidak mampu menyelesaikan ucapanku yang memang sudah terbata-bata itu.
“Mas Dik.. mas Dik.. mas Dik ! Ak-ak-ak.. Aku mau keluar lagi.. Ak-ak-ak.. aku ke-ke-ke..”
Tiba-tiba kontholku mengejang dan berdenyut dengan amat dahsyatnya. Aku tidak mampu lagi menahan rasa gatal yang sudah mencapai puncaknya. Namun pada saat itu juga tiba-tiba dinding memek Juli  mencekik kuat sekali. Dengan cekikan yang kuat dan enak sekali itu. aku tidak mampu lagi menahan jebolnya bendungan dalam alat kelaminku.

Pruttt! Pruttt! Pruttt! Kepala kontholku terasa disemprot cairan memek Juli, bersamaan dengan pekikan Juli, “..keluarrrr..!” Tubuh Juli mengejang dengan mata membeliak-beliak.
“Jull..!” aku melenguh keras-keras sambil merengkuh tubuh juli  sekuat-kuatnya, seolah aku sedang berusaha rnenemukkan tulang-tulang punggungnya dalam kegemasan. Wajahku kubenamkan kuat-kuat di lehernya yang jenjang. Cairan spermaku pun tak terbendung lagi.


Crottt! Crott! Croat! Spermaku bersemburan dengan derasnya, menyemprot dinding memek Juli yang terdalam. Kontholku yang terbenam semua di dalam kehangatan memek Juli terasa berdenyut-denyut.
Beberapa saat lamanya aku dan Juli terdiam dalam keadaan berpelukan erat sekali, sampai-sampai dari alat kemaluan, perut, hingga ke payudaranya seolah terpateri erat dengan tubuh depanku. Aku menghabiskan sisa-sisa sperma dalam kontholku. Cret! Cret! Cret! Kontholku menyemprotkan lagi air mani yang masih tersisa ke dalam memek Juli. Kali ini semprotannya lebih lemah.

Perlahan-lahan tubuh Juli  dan tubuhku pun mengendur kembali. Aku kemudian menciumi leher mulus Ika dengan lembutnya,
Aku merasa puas sekali berhasil bermain seks dengan Juli.
Pertama kali aku bermain seks, bidadari lawan mainku adalah perempuan Sunda yang bertubuh kenyal, berkulit kuning langsat mulus, berpayudara besar dan padat, berpinggang ramping, dan berpinggul besar serta aduhai.Tidak rugi air maniku diperas habis-habisan pada pengalaman pertama ini oleh orang semolek Juli.
“Mas Dika .. terima kasih mas Dika . Puas sekali saya. Indah sekali.. sungguh.. enak sekali,” kata Juli lirih.


“Mas Dika .. kapan-kapan kita mengulangi lagi ya mas Dik . Jangan khawatir, kita tanpa Ikatan. Juli  akan selalu merahasiakan hal ini kepada siapapun, Ika puas sekali bercumbu dengan mas Dika,” begitu kata Juli . Aku pun mengangguk tanda setuju. Siapa sih yang tidak mau diberi kenikmatan secara gratis dan tanpa ikatan? Akhirnya dia keluar dari kamar dan kembali masuk ke rumahnya lewat pintu samping. Lima menit kemudian aku baru pulang ke tempat kost-ku.